Saturday, January 29th, 2022

PRESS RELEASE-Bebas dari Ancaman Ruang Digital dengan Literasi yang Tepat-Kota Tarakan – Kalimantan Utara-10 NOV 2021

Moderator : Rio Brama

LO : Junior

Runner : Andre & Fitroh

 

 

Narasumber :

Local :

  1. – Jepridin, S.Pd

Trainer

  1. – Bahar Mahmud

Guru SMAIT Ulul Albab Boarding School

Nasional :

  1. – Regina Ivanova

Singer

KOL : – Oka Fahreza

MC, Presenter, Influencer & Duta Bahasa

Pembukaan Oleh Bapak Ir. H. Joko Widodo, President Indonesia

  • Pembukaan Bpk. Presiden Jokowi tentang Literasi Digital.
  • Pandemic membuka peluang transformasi digital secara besar2an (infrastruktur digital, UMKM, pemerintahan digital), juga persiapan masyarakat cakap digital.
  • Pada akhir 2022, 12548 desa dan kelurahan akan terjangkau 4G, 10 tahun lbh maju, dari rencana awal 2032.

Welcoming Speech oleh Direktur Jenderal Aplikasi Informatika: SEMUEL ABRIJANI PANGERAPAN B.SC

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika

 

  • Kementerian Kominfo yang bekerja sama dengan Siberkreasi akan terus berupaya meningkatkan Literasi Digital masyarakat lewat berbagai macam inisiatif kegiatan.
  • Mari kita ciptakan inovasi – inovasi yang baik, kita ciptakan masyarakat yang semakin paham digital di era digitalisasi ini, agar kita bisa melewati pandemi menjadi lebih baik dari masa sebelumnya.
  • Demikian sambutan yang bisa saya sampaikan, selamat mengikuti kegiatan ini, tetap semangat dan salam literasi digital.

Welcoming Speech Oleh Walikota / Pejabat Setempat ( dr. H. Khairul, M.Kes.

WALIKOTA TARAKAN )

  • Berdasarkan Survei APJII di tahun 2020, pengguna internet di Indonesia sudah mencapai 196,71 juta jiwa dimana mereka mengakses internet lebih dari 8 jam dalam sehari.
  • Program Literasi Digital bertujuan untuk membuat masyarakat cakap dalam menggunakan teknologi digital di tingkat dasar, madya, dan mahir, dan inklusif. Target program ini di tahun 2021 adalah sebesar 12,5 juta masyarakat Indonesia yang ter literasi digital.
  • Untuk meraih target peserta tersebut, Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi dan Pemerintah Daerah Setempat melaksanakan rangkaian Webinar Indonesia Makin Cakap Digital yang dilaksanakan mulai bulan Mei hingga Desember tahun ini.

Talks 1: Keamanan Digital : upaya mencegah pelecehan cyber bullying

– Regina Ivanova

Singer

Moderator : Apa saja sih kak contoh2 cyberbullying?

 

Answer :

  • Narsum : Saya banyak sekali menerima bullying di kolom komentar tetapi yang saya bersyukur saat itu kami sebagai mantan kamu jadi setiap Minggu kita ada kelas psikologi ada salah satu kali di Kelapa bisa bikin kita diajarin kalau ada yang beli Kalau ada kalian jangan sekali-sekali masalahnya yang perlu kalian lakukan adalah saya punya gitu ya jadi dari dulu memang kita sudah tidak membalas ini ini satu minggu pertama kali saya masuk idola maksudnya mentalnya adalah mental rakyat jelata gitu apa gitu kayak gimana gitu kan semua orang dulu aku ingat kayak bisa ya Itu Mas jadi kayak gitu tuh bisa aku bisa sampai manis yang jahat gitu ya 2014 tapi yang punya mama menyadari kalau oke saya gitu kata-kata

Talks 2: Etika Digital : bijak di collom coment

– Jepridin, S.Pd

Trainer

  • T.H.I.N.K :
  1. True
  2. Helpful
  3. Information
  4. Needed
  5. Kind
  • Hindari berkomentar di dunia sosial saat sedang emosi, Jika kamu mengetahui drama di dunia sosial, sebaiknya berargumentasi yang baik dan sopan.
  • Bahaya Jejak Digital
  1. Pencurian Digital
  2. Pembobolan data – data penting
  3. Reputasi Profesional

Talks 3 : Budaya Digital : Penggunaan bahasa yang baik dan benar di dunia digital

– Bahar Mahmud

Guru SMAIT Ulul Albab Boarding School

  • kesepakatan terlebih dahulu kepada si anak Berikan dia bawa HP ini Handphone ini ini ini memiliki fungsinya seperti ini yang ada satu bentuk kesepakatan kesepakatan tertentu edukasi edukasi tertentu sebelum memberikan begitu saja karena kebanyakan orang tua ketika si anak meminta kepada kepada orang tuanya untuk minta handphone begitu orang untuk memberikan pemahaman kepada si anak yang kedua adalah adanya kontrol ya Ada beberapa aplikasi yang bisa digunakan oleh orang tua untuk mengontrol kegiatan aktivitas dan tempat tersebut adalah orang tua yang diketahui oleh orang tua itu seperti yang disebutkan terlebih dahulu pada kontrol

 

Key Opinion Leader : Kecakapan Digital : Positif, Kreatif, Aman di Internet

– Oka Fahreza

MC, Presenter, Influencer & Duta Bahasa

  • Pergeseran pola interaksi yang semula berpendapat, menjadi merespon
  • Ada banyak sekali platform untuk speak UP , konten, tulisan , seperti FB, Video TIktok, bebas berpendapat dan ekspresi
  • Berpendapat ada batasnya dalam UU 28, bebas berpendapat dan berkumpul , ada hak dan kewajiban harus proporsional , apa yang kita sampaikan harus bisa dipertanggung jawabkan, 10 produksi informasi , 90 distribusi informasi

Informasi lainnya yg disampaikan oleh Moderator:

  • Tata tertib berlangsungnya webinar
  • Cara peserta memenangkan gimmick dan absen+posttest
  • Kesimpulan materi dari setiap narasumber

Penanya :  Vhey Vera, 08992145889, vhey.lasut@gmail.com

Narasumber  : BPK Jepridin

Pertanyaan : Bagaimana cara menanamkan etika yang baik kepada anak remaja dalam aktifitas membuat konten youtube di kegiatan setiap hari   sementara orangtua tidak bisa mengawasi mereka secara penuh.. adakah saran bagi orang tua dalam memberi contoh bagaimana menggunakan media sosial untuk hal yang positif  dan bagaimana membangun reputasi digital yang baik di media sosial ?

Jawaban : dan saya pastikan bahwa yang bertanya ini adalah orang tua begitu Kebetulan saya juga sebagai orang tua di rumah dan memiliki anak bagi kita yang sudah menjadi Ayah menjadi apa orang tua Ibu di rumah pastikan terlebih dahulu pastikan terlebih dahulu kita Sebelum membagikan atau memberikan gadget atau handphone kepada anak buat kesepakatan terlebih dahulu kepada si anak Berikan dia bawa HP ini Handphone ini ini ini memiliki fungsinya seperti ini yang ada satu bentuk kesepakatan kesepakatan tertentu edukasi edukasi tertentu sebelum memberikan begitu saja karena kebanyakan orang tua ketika si anak meminta kepada kepada orang tuanya untuk minta handphone begitu orang untuk memberikan pemahaman kepada si anak yang kedua adalah adanya kontrol ya Ada beberapa aplikasi yang bisa digunakan oleh orang tua untuk mengontrol kegiatan aktivitas dan tempat tersebut adalah orang tua yang diketahui oleh orang tua itu seperti yang disebutkan terlebih dahulu pada kontrol ya kemudian kalau dia bermedia sosial di Facebook di Instagram dan sebagainya macamnya Pati kan kita juga sebagai temannya di media tersebut agar kita bisa menjadi bagian kemudian sebagai bagian kita harus harus lebih banyak kepada untuk kita bisa berdiskusi kepada si anak jangan biarkan anak bebas berselancar Ria di dunia maya tanpa adanya kontrol dari orang tua begitu nah terkadang kita tugas bertanya tes tentang pengetahuannya ya si anak menurutnya media sosial itu seperti apa begitu kalau ternyata jawaban jawabannya itu dia jawaban-jawaban itu ada yang mencurigakan dalam “yang itu kita bisa juga langsung kroscek ya kita harus begini komentar-komentar yang negatif yang dituliskan anak kita bisa mencurigai hal itu terjadi bisa saja karena faktor lingkungan yang Faktor lingkungan bahasa-bahasa yang dia yang diserap yang dia dengarkan yang dia simak dalam kehidupan sehari-harinya dengan temannya dengan keluarganya bisa jadi bahasa itu

 

Penanya :  Amelia Yuniar, 081267387798, AmeliaYuniar840@yahoo.com

Buat Ka Oka

Tolong dong kak bagi tipsnya agar kita tetap posisi, kreatif, dan produktif dalam bermain sosmed ?

Jawaban : buat email yang pertama Ya Amel jangan lupa untuk memahami dan mempelajari 4 bila ditraktir digital ya kecakapan kemudian budaya digital etika digital dan juga keamanan digital ini adalah ini adalah datang ya agar kita aman nyaman berselancar di dunia maya atau internet Kemudian yang kedua silakan ya harus pintar-pintar untuk memilih akun itu ya Allah memilih influencer atau konten yang akan kita follow kalau dirasa akunnya ya ini sudah kaki prank terus udah kasih aja ya jangan disadari atau tidak menyerap apa yang kita ya Jadi apa yang kita follow itu yang akan kita harus bijak seperti itu yang ketiga untuk teman-teman harus tahu harus paham apa sih pengennya apa sih bakatnya bakatnya di bidang tarik suara suaranya banget bagus banget kaya beliau berhasil jadi penyanyi Ria Amelia juga teman-teman literasi juga begitu kira-kira punya siapa nih suaranya bagus Ya udah coba cover lagu coba cover lagu kemudian bikin konten ya karo Jin Instagram atau cari di YouTube coba dulu aja harus berani gitu ya jangan takut dibilang jelek jangan takut di bilangnya gimana gimana pokoknya buat telah dibuat evaluasi banyak yang komen Seperti apa kalau bagus dilanjutin kalau nggak di evaluasi evaluasi lagi

 

Penanya :  Vhey Vera

 

Narasumber  : Bahar Mahmud

Pertanyaan : Bagaimana tanggapan  bapak,  generasi muda yang harus menerapkan etika keamanan informasi pribadi di media sosial mengelola dan  memastikan akurasi media online yang kadang belum valid atau hoax dalam keterbukaan dunia digital saat ini? Adakah saran untuk milenial agar tetap bijak dan santun  bermedia sosial agar terhindar dari  penipuan, pemerasan,  bahkan pelecehan di dunia maya..Terima kasih..

 

Jawaban : kita harus sangat hati-hati dalam bermedia sosial kita takut apa yang terjadi kalau jadi penting bagi kita kemudian menjaga jari-jari kita terus kemudian harus juga kita menambah bacaan-bacaan kita dan sebagainya bacaan-bacaan mungkin yang positif kemudian kalimat-kalimat yang keluar dari kita tuh adalah kalimat-kalimat yang baik dan sebagainya dan kemudian ibu membeli orang Kenapa kita sepakat dengan daripada kita kemudian membully orang mending kita bikin kreasi kreasi kalimat-kalimat yang baik atau bersifat motivasi kemudian orang itu bahagia ada punya masalah Selesai masalah kita membaca kalimat-kalimat kuliah dan sebagainya jadi bijak daripada kita menjadi orang lebih bagus kita apa ya hasil berkreasi dengan hal-hal yang sifatnya positif jangan sampai kemudian jarimu daripada kita jarimu adalah harimaumu pada ketinggian ini barang jadi harimau kemudian kita jadi kan jadi kita di pundi-pundi rupiah dengan kreativitas kreativitas yang kita buat dan akhirnya kemudian teman-teman bijak dengan media sosial itu penting

Jumlah participant terbanyak pada sesi ini : 158

Conclusion/Kesimpulan Webinar :

 

  • Kegiatan Webinar dimulai pada pukul ( 13.01 ) WIB
  • Narasumber, KOL dan Moderator hadir di Webinar Tepat waktu sebelum kegiatan dimulai.
  • Materi Narasumber yang dipaparkan sesuai tema pada saat kegiatan
  • Narasumber ( Regina Ivanova ) Memberikan panelis/talks tepat waktunya
  • Narasumber ( Jepridin, S.Pd ) Memberikan pemaparan tepat pada waktunya
  • Narasumber ( Bahar Mahmud ) Memberikan pemaparan tepat waktunya
  • Narasumber ( Oka Fahreza ) Memberikan pemaparan tepat waktunya
  • Materi Narasumber semuanya sesuai dengan tema kegiatan
  • Kegiatan Webinar selesai pada pukul ( 14.56 ) WIB

 

Catatan pembelajaran kegiatan :

  • Kesalahan Teknis :

○ Tidak ada

  • Kesalahan Non Teknis :

○ Tidak ada

 

  • Sesi narasumber paling menarik dan alasannya

○ Semua narsum menguasai materi

 

  • Sesi narasumber kurang menarik dan alasannya

○ Semua narsum menguasai materi

 

  • Peserta yg mendapatkan Gimmick :

https://docs.google.com/document/d/1naTa6gRKyurPybTvjgCjZYmARKztvSFbowVNKyIWizY/edit?usp=sharing

Antonia Baideng, 085314689201, antoniabaideng@gmail.com

Vhey Vera, 08992145889, vhey.lasut@gmail.com

widia ayu, 0895328083752, widiaayu1997@gmail.com

Daffa Dhiya, 085156254162, dafa.belajarapapun@gmail.com

Amelia Yuniar, 081267387798, AmeliaYuniar840@yahoo.com

Agus Susanto, 082323550999, arabiah09@gmail.com

Muhammad David kholik, 089518225037, davidgaming292@gmail.com

muh.angga.s, 082149637930, muhanggas30@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.