Friday, December 3rd, 2021

PRESS RELEASE-Masyarakat Indonesia Bijak Berinternet -BULUNGAN, Kalimantan Utara-28 OKTOBER 2021

Moderator : Septi D Ajeng

LO : Junior

Runner : Andre & Fitroh

Narasumber :

Local :

1.Nuraini, S.Pd – Guru SMKN 1 Tanjung Selor

2.Erick Hendrawan  – Ketua DPD KNPI

Nasional :

  1. Dr. Prilani, M.Si. – Dewan Pakar ASKOPIS

KOL :

  1. Mario Alvin Supandhi, S.Pd – Gold Medal JDEI, Jepang 2019

Pembukaan Oleh Bapak Ir. H. Joko Widodo, President Indonesia

  • Pembukaan Bpk. Presiden Jokowi tentang Literasi Digital.
  • Pandemic membuka peluang transformasi digital secara besar2an (infrastruktur digital, UMKM, pemerintahan digital), juga persiapan masyarakat cakap digital.
  • Pada akhir 2022, 12548 desa dan kelurahan akan terjangkau 4G, 10 tahun lbh maju, dari rencana awal 2032.

Welcoming Speech oleh Direktur Jenderal Aplikasi Informatika:

 

  • Kementerian Kominfo yang bekerja sama dengan Siberkreasi akan terus berupaya meningkatkan Literasi Digital masyarakat lewat berbagai macam inisiatif kegiatan.
  • Mari kita ciptakan inovasi – inovasi yang baik, kita ciptakan masyarakat yang semakin paham digital di era digitalisasi ini, agar kita bisa melewati pandemi menjadi lebih baik dari masa sebelumnya.
  • Demikian sambutan yang bisa saya sampaikan, selamat mengikuti kegiatan ini, tetap semangat dan salam literasi digital.

Welcoming Speech Oleh Walikota / Pejabat Setempat (Drs.Zainal Arifin Paliwang, S.H.,M.Hum – Gubernur Kalimantan Utara )

  • Berdasarkan Survei APJII di tahun 2020, pengguna internet di Indonesia sudah mencapai 196,71 juta jiwa dimana mereka mengakses internet lebih dari 8 jam dalam sehari.
  • Program Literasi Digital bertujuan untuk membuat masyarakat cakap dalam menggunakan teknologi digital di tingkat dasar, madya, dan mahir, dan inklusif. Target program ini di tahun 2021 adalah sebesar 12,5 juta masyarakat Indonesia yang terliterasi digital.
  • Untuk meraih target peserta tersebut, Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi dan Pemerintah Daerah Setempat melaksanakan rangkaian Webinar Indonesia Makin Cakap Digital yang dilaksanakan mulai bulan Mei hingga Desember tahun ini.

Talks 1: Budaya Digital : Bebas namun Terbatas: Berekspresi di Media Sosial

Dr. Prilani, M.Si. – Dewan Pakar ASKOPIS

  • Dampak Budaya Digital

 

Adanya perubahan hubungan sosial

 

kemasyarakatan itu sendiri, (sifat fleksibilitas untuk masuk ke setiap individu)

 

  • Menimbulkan perubahan yang terjadi khususnya pada aspek sosial budaya

 

Masalah toleransi yang banyak disebarkan di media sosial menjadi fenomena menarik

 

Toleransi merupakan KATA KUNCI

  • Penggunaan media sosial, Penggunaan media sosial nampaknya telah menjadi bagian dari sebagian besar masyarakat Indonesia. Selain itu media sosial saat ini juga telah di jadikan sebagai tempat untuk saling mendapatkan dan menyebarkan informasi.
  • Penggunaan media sosial

 

Penggunaan media sosial nampaknya telah menjadi bagian dari sebagian besar masyarakat Indonesia. Selain itu media sosial saat ini juga telah di jadikan sebagai tempat untuk saling mendapatkan dan menyebarkan informasi.

 

Talks 2:Kecakapan Digital : positif, kreatif dan aman di internet

Nuraini, S.Pd – Guru SMKN 1 Tanjung Selo

  • Internet Itu Apa Sih…???

 

Interconnected Network

 

Sebuah Sistem Komunikasi Global Yang Menghubungkan Perangkat Perangkat Dan Jaringan-Jaringan Di Seluruh Dunia

  • Dampak Negaatif Internet

-Membahayakan Data Informasi Pribadi

 

-Banyak Penipuan

 

-Cyber Bullying

 

  • Cara Mengatasi Dampak Negatif Internet

 

Edukasi Sejak Dini

 

Pengawasan Orang Tua

 

Menyaring Informasi Yang Diterima

 

Batasi Penggunaan Internet

Kreatif Dalam Memanfaatkan Internet

Menjadi Pengguna Yang Cerdas Dan Kreatif

Bijak Dalam Menggunakan Internet

Memanfaatkan Internet Untuk Mendapatkan Penghasilan

Mampu Berpartisipasi Demi Memajukan Bangsa

Talks 3 : Etika Digital : bijak di kolom comment

Erick Hendrawan  – Ketua DPD KNPI

 

  • Meninggalkan Acara, tidak memberikan materi

 

Key Opinion Leader :

Keamanan Digital : Main Aman Saat Belanja Online

  1. Mario Alvin Supandhi, S.Pd – Gold Medal JDEI, Jepang 2019

 

  • Kekurangan (-):

 

Menganggu manajemen keuangan (impulsive buying)

 

Basang tidak sesuai ekspektasi

 

Cenderung membeli barang yang tidak diperlukan

 

(konsumtif/laper

 

Rawan penipuan

  • Kelebihan (+):

 

Praktis dan efisien

 

Pilihan yang bervariasi

 

Banyak promo dan diskon

 

Sistem pembayaran mudah

  • Ciri-ciri Akun Online Shop Bodong di IG/FB:

 

Kolom komentar dinon-aktifkan. Cek, apakah kamu bisa komentar di akunnya, kalau dikunci kamu patut tambah curiga karena gak mungkin online shop menutup kemungkinan komentar baik di akunnya sendiri!

 

Followernya fiktif. Coba cek follower nya jangan-jangan fiktif / bot. Caranya lihat apakah masuk akal antara jumlah followerdengan jumlah like atau comment pada postingannya. Kalau jauh banget kaya langit dan bumi. Fix pasti ada yang gak beres!

 

all Narsum 3-M. Mario

 

Ngajakin chat japri dan meminta Down Payment (DP) duluan atau full payment setelah menunjukkan “resi pengiriman” palsu.

Informasi lainnya yg disampaikan oleh Moderator:

  • Tata tertib berlangsungnya webinar
  • Cara peserta memenangkan gimmick dan absen+posttest
  • Kesimpulan materi dari setiap narasumber

Penanya :  Penyalahgunaan internet dan lain-lain yang masih di bangku sekolah Apakah itu ada batasannya atau dibiarkan saja menguasai kecakapan digital perwatakan secara singkat Ibu Nuraini

Jawaban : Ini tadi yang seperti dibahas oleh Pak prilani bahwa mereka bebas berekspresi tapi bertanggung jawab tapi harus bijak nah Bagaimana strategi kita ini sebenarnya ada peran orang dewasa seperti yang saya bilang ada peran orang tua ada peran guru di sekolah gitu ya jadi tidak hanya mereka diajarkan tentang skill digital yang sebenarnya itu tanpa kita akan dengan sendirinya anak-anak anak-anak mereka itu yang harus kita lakukan melalui pendidikan karakter di keluarga dan di sekolah seperti itu saya juga untuk pertanyaan yang lainnya mungkin

Penanya :  untuk Pak April begitu ya pak ini boleh dibantu dijawab pertanyaannya Pak ini bagaimana cara membedakannya speech besar ada juga kritik yang membangun Pak kalau kita berbicara terkait bebas berekspresi di media sosial ya

 

Jawaban : selesai misalkan ada informasi terkait dengan kerusuhan atau demo dan seterusnya yang di medsos itu klarifikasinya suaranya di media-media mainstream persoalannya sekarang media mainstream itu kadang juga agak lucu bin aneh juga berita di medsos itu sebagai produk jurnalistik juga mereka nggak pas saya terus terkait dengan tehnis nya saya lupa ya pertanyaan yang berikutnya tadi apa Mbak

 

Penanya :  #narasumber 3

#kevin indra septiawan

 

mas mario, kan kita ga selalu belanja di marketplace  yg relatif aman. kadang kita melihat iklan di IG yg dibawa ke web dimana cuma ada cp whatsapp dan testimoni screenshoot wa. nah bagaimana cara kita memastikan bahwa webnya aman untuk berbelanja? sedangkan tidak terkoneksi ke sosmed

 

Jawaban : Waktunya pertanyaannya ya terima kasih untuk pertanyaannya Jadi selain kita manfaat website media sosial kita bisa bertanya kepada teman kita yang kita mau beli kulkas ternyata teman kita ini udah pernah beli kulkas nih sebelumnya nah di toko di toko mana kita bisa tanya nih Kamu kemarin beli juga di mana atau di toko mana gitu kan kalau semisal merekomendasikan Oh ini toh Kita juga bisa dapat kepercayaan itu dari yang namanya kerabat kita gitu dari teman atau yang atau lain sebagainya Kemudian yang kedua untuk websitenya mungkin alamat website yang resmi itu kan biasanya pakai atau dot co.id atau emang nggak terhubung dengan yang namanya media social kalian chat pakai WhatsApp itu juga dia namanya ada aplikasi yang bisa melacak kontak itu tuh penipuan atau enggak gitu atau memang untuk melakukan transaksi pembelian ada namanya aplikasi get contact kalau semisal kalian sudah pernah menggunakan itu bagus nggak pernah itu aja ya kalau semisal kalian mengalami penipuan Nia atau kalian ragu-ragu bisa menyalin atau copy kontak itu kemudian ditaruh di aplikasi itu dia nanti muncul nih kalau emang kamu udah punya riwayat untuk menipu orang lain nanti muncul

 

Jumlah participant terbanyak pada sesi ini : 62 peserta

Conclusion/Kesimpulan Webinar :

 

  • Kegiatan Webinar dimulai pada pukul 13.00 WIB
  • Peserta Registrasi pada H – 1 sejumlah : …….
  • Peserta Join Zoom sejumlah : 62
  • Peserta Registrasi pada saat setelah Webinar sejumlah : …….
  • Narasumber, KOL dan Moderator hadir di Webinar tepa waktu sebelum kegiatan dimulai.
  • Materi Narasumber yang dipaparkan Lengkap pada saat kegiatan (satu pemateri tidak bisa memberi pemaparan)
  • Narasumber Dr. Prilani, M.Si. Memberikan pemaparan tepat waktunya
  • Narasumber Nuraini, S.Pd Memberikan pemaparan tepat waktunya
  • Narasumber M. Mario Alvin Supandhi, S.Pd Memberikan pemaparan tepat waktunya
  • Narasumber Erick Hendrawan berhalangan memberi pemaparan
  • Materi 3 narasumber sesuai dengan tema kegiatan
  • Pemenang Gimmick 10 orang sudah terdaftar, Siapa saja?
  • Kegiatan Webinar selesai pada pukul 14.39 WIB

 

Catatan pembelajaran kegiatan :

  • Kesalahan Teknis :

○        tidak ada

  • Kesalahan Non Teknis :

○        narasumberr ke 4 tidak memberikan materi

 

  • Sesi narasumber paling menarik dan alasannya

○        tidak ada

  • Sesi narasumber kurang menarik dan alasannya

○        erik hendrawan, meninggalkan acara tanpa konfirmasi

  • Peserta yg mendapatkan Gimmick :

1          Amilia Dwi M    081585261969            amiliadm21@gmail.com

2          ARDIYANTI      085242204922            ardiyantispd00@guru.sma.belajar.id

3          kevin indra septiawan   08988129849  kevindra.sept@gmail.com

4          Laila Nur Hanifa           0895330318206          lailanurhanifa09@gmail.com

5          sania novitasari 083844017717            sanianovitasari352@yahoo.com

6          maida riyanti     083844726236            maida.riyanti@yahoo.com

7          ciobela haryati  083833237444            ciobelaharyanti@yahoo.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *