Friday, December 3rd, 2021

PRES RELEASE-Cara Aman Berinvestasi Online-Malinau – Kalimantan Utara-20 OKTOBER 2021

Moderator : Dika Putra Wijaya

LO :  Junior

Runner : Andre & Fitroh

Narasumber :

Local :

  1. (Cessna Kurniawan, S.Pd

Guru SMPN 1 Malinau Kota)

  1. (Bahar Mahmud

Guru SMAIT Ulul Albab Boarding School)

Nasional :

  1. (Dr. Andiek Widodo, M.M.

Widyaiswara Kemenag)

KOL :

(Oka Fahreza

MC, Presenter, Announcer Radio, Duta Bahasa)

Pembukaan Oleh Bapak Ir. H. Joko Widodo, President Indonesia

  • Pembukaan Bpk. Presiden Jokowi tentang Literasi Digital.
  • Pandemic membuka peluang transformasi digital secara besar2an (infrastruktur digital, UMKM, pemerintahan digital), juga persiapan masyarakat cakap digital.
  • Pada akhir 2022, 12548 desa dan kelurahan akan terjangkau 4G, 10 tahun lbh maju, dari rencana awal 2032.

Welcoming Speech oleh Direktur Jenderal Aplikasi Informatika:

 

  • Kementerian Kominfo yang bekerja sama dengan Siberkreasi akan terus berupaya meningkatkan Literasi Digital masyarakat lewat berbagai macam inisiatif kegiatan.
  • Mari kita ciptakan inovasi – inovasi yang baik, kita ciptakan masyarakat yang semakin paham digital di era digitalisasi ini, agar kita bisa melewati pandemi menjadi lebih baik dari masa sebelumnya.
  • Demikian sambutan yang bisa saya sampaikan, selamat mengikuti kegiatan ini, tetap semangat dan salam literasi digital.

Welcoming Speech Oleh Bupati Malinau (Wempi W. Mawa, S.E.

Bupati Malinau)

  • Berdasarkan Survei APJII di tahun 2020, pengguna internet di Indonesia sudah mencapai 196,71 juta jiwa dimana mereka mengakses internet lebih dari 8 jam dalam sehari.
  • Program Literasi Digital bertujuan untuk membuat masyarakat cakap dalam menggunakan teknologi digital di tingkat dasar, madya, dan mahir, dan inklusif. Target program ini di tahun 2021 adalah sebesar 12,5 juta masyarakat Indonesia yang ter literasi digital.

Untuk meraih target peserta tersebut, Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi dan Pemerintah Daerah Setempat melaksanakan rangkaian Webinar Indonesia Makin Cakap Digital yang dilaksanakan mulai bulan Mei hingga Desember tahun ini.

Talks 1: Kecakapan Digital : Paperless Transaction: Akses dan Fitur Transaksi Digital

(Dr. Andiek Widodo, M.M. Widyaiswara Kemenag)

  • Paperless merupakan sebuah langkah di era digital untuk perusahaan perusahaan yang telah mengurangi penggunaan kertas atau tidak menggunakan kertas sama sekali. Mereka lebih memilih untuk menggunakan file digital untuk menyimpan dokumen mereka. Metode transaksi yang pencatatannya dilakukan secara digital Media tukar biasanya tanpa alat tukar fisik (kertas) dan perangkat elektronik digunakan sebagai pengganti catatan. Layanan transaksi digital yaitu mobile banking. Mobile Banking adalah suatu layanan disediakan oleh anak yang memungkinkan nasabah untuk melakukan transaksi keuangan dengan menggunakan perangkat mobile seperti tablet atau smartphone. Layanannya berupa pengecekan saldo, pembayaran elektronik, transfer, investasi, dll
  • Keuntungan Layanan Transaksi digital adalah kenyamanan dan prosesnya cepat, meningkatkan penjualan, dan mengurangi biaya transaksi. Ancaman layanan transaksi digital adalah keamanannya,sengketa transaksi, dan meningkatkan biaya bisnis. Untuk menjaga keamanan Akun transaksi yaitu update OS atau software, menggunakan jaringan internet terpercaya, multiple autentikasi, konfigurasi perangkat.
  • Fitur akses digital:
  1. Dompet Blektronik adalah layanan daldronik untuk menyimpan dara Instrumen pembayaran antara lain alat pembayaran dengan menggunakan kartu / uang elektronik yang dapat menampung dana untuk melakukan pembayaran.
  2. Quick Response Code Indonesian Standard (GRIS) adalah standarisasi pembayuran tehingon proses transaksi dengan O Codo modi lebih mudah, cepal, dan terjaga keamanannya.

 

Talks 2:Etika Digital : Memahami aturan bertransaksi di dunia digital

(Cessna Kurniawan, S.Pd Guru SMPN 1 Malinau Kota)

  • Etika adalah aturan, norma, kaidah, ataupun tata cara yang biasa digunakan sebagai pedoman atau asas suatu individu dalam melakukan perbuatan dan tingkah laku. Digital Ethics adalah kemampuan individu dalam menyadari, mencontohkan, menyesuaikan diri, merasionalkan, mempertimbangkan, dan mengembangkan tata kelola etika digital (netiquette) dalam kehidupan sehari-hari.
  • Transaksi digital adalah pembayaran nontunai (cashless) seperti mobile banking atau perangkat transaksi virtual lainnya. Dengan pengertian sederhana adalah kita bertransaksi tanpa perlu beranjak dari tempat duduk. Semua terkoneksi melalui internet dalam berbagai platform digital. Contoh aplikasi tranksaksi: Perbankan (Mobile Banking), App Investasi, Toko online, Ojek online (Kujek), dan Dompet elektronik.

Macam-macam transaksi:

  1. Menabung
  2. Membayar tagihan (listrik, PDAM, dll)
  3. Beli produk/jasa
  4. Membayar tiket transportasi (Pesawat, Kapal, dll)
  5. Top up
  6. Dan lain sebagainya.
  • Cara bertransaksi:
  1. Harus ada perangkat pendukung (Hp, Laptop, dll)
  2. Melalui aplikasi
  3. Harus ada alat pembayaran (Uang) secara nyata yang tersimpan (Bank, dll)
  4. Penuh tanggung jawab (penjual-pembeli)

Keunggulan tranksaksi digital yaitu praktis, cepat, efesien, hemat dana dan tenaga, dan aman. Sedangkan kekurangannya adalah kebocoran data, banyak keinginan bukan kebutuhan, sosial, rawan penipuan, dan ketergantungan pada jaringan internet.

 

Talks 3 : Budaya Digital : Peran komunitas akademik dalam pendidikan di era digital

(Bahar Mahmud Guru SMAIT Ulul Albab Boarding School)

  • Digital Culture merupakan kemampuan individu dalam membaca, menguraikan, membiasakan, memeriksa, dan membangun wawasan kebangsaan, nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan sehari−hari).
  • Teknologi komunikasi dan informasi saat ini sudah secara nyata dimanfaatkan dalam dunia pendidikan, terlebih sejak terjadinya pandemi di mana sekolah maupun pengajaran dilakukan secara daring melalui jaringan internet. Selain itu komunitas akademik juga dapat berperan nyata menjaga etika dan perilaku digital sehat di tengah perkembangan tersebut.
  • Di era digital peran komunitas akademik dalam pendidikan juga bisa membantu mengatasi kesulitan yang dihadapi siswa maupun pendidik dalam menerapkan sistem pembelajaran, semua pihak baik guru, orangtua, dan murid dapat saling belajar dan memberi masukan. Dari sana akan muncul solusi, misalnya menemukan metode pembelajaran inovasi yang membuat sistem pengajaran menarik minat murid. Bisa juga dengan menyebarluaskan bahan ajar berupa ebook hingga pelatihan menggunakan aplikasi.

 

Key Opinion Leader : Keamanan Digital : Cara aman berinvestasi online

(Oka Fahreza MC, Presenter, Announcer Radio, Duta Bahasa)

  • Investasi online Berarti aktivitas penanaman modal untuk memperoleh profit jangka panjang yang dilakukan secara online atau digital melalui kecanggihan teknologi internet. Karena memanfaatkan internet maka investasi online jauh lebih mudah dan cepat. Jenis investasi yaitu Saham, Reksadana, Investasi Emas, Deposito, dan Forex.
  • Aplikasi Investasi Online Populer di Indonesia
  1. Bibit (reksadana)
  2. Ajaib (saham, reksadana)
  3. BCAS Best Mobile (saham)
  4. Tanam Duit (reksadana, emas) .
  5. Bareksa (reksadana) • 6. Pegadaian Digital (tabungan emas) .
  • Tips Aman Berinvestasi Online:
  1. Pilih aplikasi investasi online yang aman dan terdaftar OJK
  2. Waspadai investasi bodong
  3. Buat password yang kuat dan mumpuni
  4. Jangan pernah membagikan password, PIN, atau OTP
  5. Pakailah internet pribadi, hindari penggunaan wifi publik saat aktivitas investasi online
  6. Pakailah dana dingin saat berinvestasi online
  7. Rajin monitoring perkembangan bursa

 

Informasi lainnya yg disampaikan oleh Moderator:

  • Tata tertib berlangsungnya webinar
  • Cara peserta memenangkan gimmick dan absen+posttest
  • Kesimpulan materi dari setiap narasumber

Penanya :  apabila nanti di masa yang akan datang sistem pembayaran tunai dihapus apakah dampak negatif dari pembayaran no tunai tersebut dan bagaimana dengan masyarakat yang belum terbiasa dengan pembayaran non tunai tersebut seperti pasar pasar tradisional yang masih berjualan di tepi jalan atau pasar pasar dengan pembayaran tunai?

Jawaban : Tidak bisa serta merta dihapus begitu saja. Kita harus cakap dalam memiliki kemampuan digital termasuk dalam mengelola dompet digital kita. Pastikan transaksi digital yang kita lakukan sudah terdaftar di OJK, Kementerian Perdagangan. Ada adaptasi dan edukasi yang perlu dilakukan.

 

Penanya :  Beretika yang perlu diperhatikan di dunia digital antara lain dalam mengunggah, berkomentar, dan mendistribusikan informasi yang diterima. Namun banyak pengguna internet yang merasa mereka bebas melakukan hujatan, menyebar hoax, ujaran kebencian, pornografi di media sosial karena tidak dikenali pengguna lain atau menggunakan akun anonim. Menurut Bapak bagaimana cara kita menyikapi jika menghadapi orang seperti itu di media digital?

Jawaban : Dalam beberapa hal kita harus bijak dalam menilai sesuatu. Tergantung untuk kita apakah kita merespon berlebihan atau tidak. Kita jangan langsung telan mentah-mentah informasi atau orang yang menggunakan fake account untuk mengepost. Kita filter dulu terutama hal-hal yang bersifat sensitif.

 

Penanya :  Investasi identik dengan rugi dan untung, banyak sekali yang menawarkan investasi terutama secara online, menurut kakak bagaimana mendeteksi jika investasi tersebut itu bodong, ada investasi yang menggaet publik pigur, pejabat untuk menyakinkan para investor, apakah dapat dideteksi?

Jawaban : Pertama kita harus crosscheck dlu apakah sudah terdaftar di OJK dan app store. Kita harus kritis dan bijak dalam berinvestasi online. Kita harus memilih investasi online yang resmi.

 

Penanya :  bagaimana strategi menumbuhkan perilaku dan budaya dalam transformasi digital yang sesuai dengan budaya Indonesia yg berlandaskan Pancasila?

Jawaban : Jadilah orang kritis, analisis, sistematis dan dinamis.

Jumlah participant terbanyak pada sesi ini : 132

Conclusion/Kesimpulan Webinar :

 

  • Kegiatan Webinar dimulai pada pukul (13.05 ) WIB
  • Narasumber, KOL dan Moderator hadir di Webinar Tepat waktu sebelum kegiatan dimulai.
  • Materi Narasumber yang dipaparkan sesuai tema pada saat kegiatan
  • Narasumber ( Andiek Widodo, M.M. ) Memberikan panelis/talks tepat waktunya
  • Narasumber ( Cessna Kurniawan, S.Pd ) Memberikan pemaparan tepat pada waktunya
  • Narasumber ( Bahar Mahmud ) Memberikan pemaparan tepat waktunya
  • Narasumber ( Oka Fahreza ) Memberikan pemaparan tepat waktunya
  • Materi Narasumber semuanya sesuai dengan tema kegiatan

Kegiatan Webinar selesai pada pukul  (15.19  ) WIB

 

Catatan pembelajaran kegiatan :

  • Kesalahan Teknis :

○        SEMPAT TERJADI PEMADAMAN LISTRIK DI STUDIO SEHINGGA PROSES LIVESTREAMING TERHENTI SELAMA ± 5 MENIT.

  • Kesalahan Non Teknis :

○        tidak ada

 

  • Sesi narasumber paling menarik dan alasannya

○        tidak ada

  • Sesi narasumber kurang menarik dan alasannya

○        tidak ada

  • Peserta yg mendapatkan Gimmick :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *