Friday, December 3rd, 2021

PRESS RELEASE-Pentingnya Kecakapan Digital di Era Pandemi-Kabupaten Malinau – Kalimantan Utara-31 AUG 2021

Moderator : Reza Rahman

LO : Junior

Runner : Rezza & Fitroh

Narasumber :

Local :

  1. Zakaria Yusak Tandung, S.T
  2. Muchammad Riyan

Nasional :

  1. Romy Rafael

KOL : Nanda Candra

 

Pembukaan Oleh Bapak Ir. H. Joko Widodo, President Indonesia

  • Pembukaan Bpk. Presiden Jokowi tentang Literasi Digital.
  • Pandemic membuka peluang transformasi digital secara besar2an (infrastruktur digital, UMKM, pemerintahaan digital), juga persiapan masyarakat cakap digital.
  • Pada akhir 2022, 12548 desa dan kelurahan akan terjangkau 4G, 10 tahun lbh maju, dari rencana awal 2032.

 

Welcoming Speech oleh Direktur Jenderal Aplikasi Informatika: SEMUEL ABRIJANI PANGERAPAN B.SC

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika

  • Kementerian Kominfo yang bekerja sama dengan Siber Kreasi akan terus berupaya meningkatkan Literasi Digital masyarakat lewat berbagai macam inisiatif kegiatan.
  • Mari kita ciptakan inovasi – inovasi yang baik, kita ciptakan masyarakat yang semakin paham digital di era digitalisasi ini, agar kita bisa melewati pandemi menjadi lebih baik dari masa sebelumnya.
  • Demikian sambutan yang bisa saya sampaikan, selamat mengikuti kegiatan ini, tetap semangat dan salam literasi digital.

 

Welcoming Speech Oleh Walikota / Pejabat Setempat (Drs. Zainal ArifinPaliwang, S.H., M.Hum.

Gubernur Kalimantan Utara )

  • Berdasarkan Survei APJII di tahun 2020, pengguna internet di Indonesia sudah mencapai 196,71 juta jiwa dimana mereka mengakses internet lebih dari 8 jam dalam sehari.
  • Program Literasi Digital bertujuan untuk membuat masyarakat cakap dalam menggunakan teknologi digital di tingkat dasar, madya, dan mahir, dan inklusif. Target program ini di tahun 2021 adalah sebesar 12,5 juta masyarakat Indonesia yang terliterasi digital.
  • Untuk meraih target peserta tersebut, Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi dan Pemerintah Daerah Setempat melaksanakan rangkaian Webinar Indonesia Makin Cakap Digital yang dilaksanakan mulai bulan Mei hingga Desember tahun ini.

Panelist 1 : Kecakapan Digital : Pentingnya Memiliki Digital Skills Di Masa Pandemi Covid-19

– Romy Rafael

Master of Hypnotist

  • Mengajak salah satu narsum untuk bermain eksperimen sugesti untuk menebak hasil akhir
  • Mengajak beberapa peserta untuk bermain eksperimen sugesti untuk menebak hasil akhir
  • memberikan hasil akhir eksperimen sugesti yang telah diikuti peserta dari awal permainan

 

Talks 1: Budaya digital : Wawasan Kebudayaan dalam Proses Transformasi Digital

– Zakaria Yusak Tandung, S.T.

Guru SMK Negeri 2 Malinau

  • literasi digital adalah kemampuan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi
  • wawasan kebangsaan merupakan pemahaman masyarakat mengenai jati diri bangsanya dalam mendayagunakan segala potensi negari untuk mencapai cita-cita dan kepentingan nasional
  • tantangan era digital : moral bangsa; penyebar hoax; regenrasi pemuda bangsa; kemajuan teknologi

Talks 2: Etika digital : etika menghargai karya orang lain

– Muchammad Riyan

MC, Public Speaker, Pegawai RRI Malinau

  • Berkreasi dengan konten positif
  • Menghargai karya orang lain
  • Membangun dan mengapresiasi konten orang lain

Key Opinion Leader Keamanan digital : Tips dan trick menghindari penipuan digital

– Nanda Candra

Musisi & Entertrainer

  • Jejak digital dibagi menjadi dua
  • Aktif

Jejak yang kita ciptakan secara sengaja

  • Membuat akun media sosial
  • Posting foto
  • Komentar
  • Mengisi formulir di website
  • Pasif

Jejak yang kita ciptakan secara tidak sengaja

  • Browser history
  • Menggunakan GPS aktif
  • Menginstal aplikasi yang tidak terpercaya

 

  • Jejak digital merupakan potret diri kita sendiri
  • Keuntungan jejak digital
  1. Mempersonalisasi layanan dan konten masing-masing pengguna
  2. Personalilasi Iklan
  3. Membantu Perusahaan dalam memilih calon pekerja
  • Kerugian jejak digital
  1. Kebocoran data
  2. Merusak reputasi, karir, studi

Informasi lainnya yg disampaikan oleh moderator / mc :

  • Menyampaikan tata tertib acara
  • mengumumkan cara mendapatkan hadiah gimmick ke peserta
  • membacakan kesimpulan yang dipaparkan oleh para narasumber

Penanya :  Seringkali kita mendengar ada korban pinjaman online yang merasa tidak melakukan pinjaman online, yang berarti pinjaman online tersebut memiliki data pribadi korban. Apa tindakan yang harus dilakukan jika kita sudah terlanjur menjadi korban pinjaman online tersebut?

 

Jawaban : Kalau kita menerima terror dari pinjol maka kita bisa blokir nomer tersebut. Apabila masih diterror terus maka kita bisa melaporkannya kepada pihak yang berwajib. Bisa kita laporkan kepada pihak kepolisian, kominfo atau satgas pinjol yang ada di OJK.

 

Penanya :  Saya bertanya ini mas, bagi mas sendiri. Aplikasi percakapan itu lebih mengarah kemana paling dominan untuk generasi milenial? Apakah untuk ke dunia pekerjaan atau untuk ke Kehidupan Sosial sehari-hari saja. Apakah untuk kedepannya, Aplikasi Percakapan ini akan memiliki peluang yang baik bagi Anak melenial untuk mengembangkan Usaha atau Hobi.

 

Jawaban : Berbicara menegenai aplikasi percakapan mana yang lebih sering digunakan adalah kembali lagi kepada kita sebagai pengguna gadget tujuannya untuk apa. Kita lihat mana aplikasi percakapan yang sekiranya nyaman dan sesuai dengan kebutuhan kita. Semua aplikasi berpotensi untuk mengembangkan usaha atau hobi. Tinggal bagaimana kita menggunakan medsos ini. Medsos ini bisa untuk digunakan berjualan karena sekarang sudah banyak fitur-fitur berjualan pada medsos dan juga pasarnya melimpah.

 

 

 

 

Penanya :  Pertanyaan : Kita tahu bahwa banyak sekali masyarakat sekarang menggunakana media sosial, baik untuk berjualan, dll.

lalu menurut mbak yohana, Etika digital yang mbak yohana jelaskan td apakah saat ini telah berjalan dengan baik dan dapat mengurangi atau mencegah akibat terjadinya penyalahgunaan media sosial?

 

Jawaban : Sosial media ini bisa digunakan untuk berjualan. Untuk mengurangi resiko penyalah gunaan medsos, kita harus mengetahui ketentuan apa saja yang boleh dan tidak boleh kita lakukan agar kita bisa lebih melek hukum. Sehingga harapannya dengan diadakannya forum webinar literasi digital kali ini bisa mengedukasi orang lain dan orang sekitar sehingga resiko penyalahgunaan media sosial ini bisa diminimalkan.

 

 

Penanya :  1. Terkait sejak era media sosial, semua orang bisa bebas berbicara, baik secara positif ataupun negatif, maka kebenaran menjadi absurd dan inilah yang disebut oleh para peneliti sebagai post truth era. Sampai kapan kah ini akan berlangsung dan apakah skill literasi digital bisa menjadi jawaban di era pasca sekarang ini?

  1. Bagaimana menurut bapak masih banyak dakwah di sosial media yang sebenarnya mengedukasi tetapi dengan menggunakan kata kata yang tidak pantas?

 

Jawaban : Media sosial itu memberikan otonomi penuh unuk berpartisipasi dalam konten apa saja. Sehingga tidak ada garansi kebenaran kontennya 100%. Maka kita tidak bisa mengontrol adanya konten-konten yang negatif. Maka dari itu kecakapan literasi digital itu merupakan kontrol dari diri kita untuk mengontrol hal-hal yang akan kita posting di media sosial.

 

 

 

Jumlah participant terbanyak pada sesi ini : 93

 

 

Conclusion/Kesimpulan Webinar :

  • melakukan edukasi ke follower dengan memposting hal positif, pelaku bullying atau provokator senang mencari sensasi
  • beda generasi beda cara penyampaian, kuasai aplikasi sosial media edukasi, tatap muka digital
  • Hindari opini provokatif, memikirkan kembali pendapat yang akan disampaikan
  • Sertakan sumber berita apabila mengutip dari media ataupun content creator

Catatan pembelajaran kegiatan :

  • Kesalahan Teknis :
    • salah satu narsum share materi menggunakan hp sehingga tidak terlihat wajahnya saat memaparkan materi

 

  • Kesalahan Non Teknis :
    • Tidak ada semua berjalan normal

 

  • Sesi narasumber paling menarik dan alasannya
    • Romy Rafael

Master of Hypnotist

  • Memadukan materi dan performance nya sehingga membuat tertarik untuk diikutii

 

  • Sesi narasumber kurang menarik dan alasannya
    • Tidak ada

 

  • Peserta yg mendapatkan Gimmick :

Raisul Rusdianawati, 08988127508, iculda.raisul@gmail.com

abdurrahman fairuz, 0895402596510, fairus.abdur@gmail.com

Fianggoro muhammad, 0895360080083, fianggorom123@gmail.com

Hafidz Imanda Jzanuareri, 085735867348, hafidzimanda2@gmail.com

ilham muawwal, 08954025965, 122ilhammuaw@gmail.com

Murti, 082165687460, murti051989@gmail.com

Mentari Rizky, 089668939573

Desi Indrayanti, 082191442263

Samuel, 08819461541, samuel_kila@yahoo.com

https://www.instagram.com/p/CTOQVkkpU7Q/?utm_medium=share_sheet

 

Raisul Rusdianawati, 08988127508, iculda.raisul@gmail.com

Untuk Narasumber: Master Romy Rafael

Pertanyaan: Tadi sudah didemonstrasikan bagaimana kita dapat diarahkan melalui sugesti dan hoax. saya ingin bertanya, bagaimana cara membentengi diri kita agar bisa tidak terpengaruh dengan hal tersebut? terima kasih

 

abdurrahman fairuz, 0895402596510, fairus.abdur@gmail.com

Ditujukan ke: Master Romy

Pertanyaan: jika dilogikakan, bagaimana cara kerja hoax sehingga bisa mengarahkan cara berpikir kita?

 

Fianggoro muhammad, 0895360080083, fianggorom123@gmail.com

untuk narasumber: pak zakaria

pertanyaan: bagaimana melestarikan budaya pada generasi yang sekarang lebih mencintai budaya luar? bagaimana agar transformasi digital ini dapat dimaksimalkan

 

Hafidz Imanda Jzanuareri, 085735867348, hafidzimanda2@gmail.com

Narasumber: Zakaria Yusak Tandung

Pertanyaan: Indonesia sebenarnya terkenal dengan keberagaman budaya yang begitu indah. Namun banyak juga orang yang beranggapan dengan adanya keberagaman maka kepercayaan atau budaya terancam eksistensinya. Sehingga mereka berupaya untuk menghina atau merendahkan budaya lain baik itu dilakukan di medsos atau lainnya. Seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih infomasi dan berita tersebut akan begitu mudahnya tersebar ke negara luar. Apabila hal ini terjadi dapat merusak nama baik indonesia, oleh karena itu bagaimana upaya yang harus kita lakukan sebagai generasi muda untuk Mencegah terjadinya hal ini? Dan bagaimana kita meyakinkan pada setiap individu bahwa perbedaan bukan menjadi penghalang dan pertengkaran antar budaya? terima kasih

 

ilham muawwal, 08954025965, 122ilhammuaw@gmail.com

Untuk Narasumber: mas Zakaria

Pertanyaan: saat ini sudah banyak influencer dan public figure yang sudah sadar akan mulai mengampanyekan untuk menjunjung budaya lokal. Bagi masyarakat biasa, hal apa yang kiranya mudah dilakukan dengan produk digital, namun berdampak besar pada pelestarian kebudayaan?

 

Nama : Samuel. Email : samuel_kila@yahoo.com Narasumber : Nanda Candra

Bagaimana caranya mengembalikan nomor HP kita agar bersih kembali, tidak lagi mendapatkan sms/pesan spam, scam, penipuan dll?

 

Nama :Murti

Untuk narasumber :ibu Nanda Candra

Pertanyaan :bagaimna cara mengatasi ketika kita terjerumus dalam penipuan tersebut lalu kita mentransfer uang direkening yg penipu gunakan.

Nama:Murti

No. HP.082165687460.

Email: murti051989@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *