Saturday, January 29th, 2022

PRESS RELEASE-Menjadi Masyarakat Melek Digital-Bulungan – Kalimantan Utara-11 Agustus 2021

Moderator : Aulia Mawardhika

LO : Junior

Runner : Reza Fitroh

Narasumber :

Local :

  1. Muhammad Nor Gusti
  2. Muhammad Dicky Umacina

Nasional :

  1. Regina

KOL :

Eiza Maghfira

Pembukaan Oleh Bapak Ir. H. Joko Widodo, President Indonesia

  • Pembukaan Bpk. Presiden Jokowi tentang Literasi Digital.
  • Pandemic membuka peluang transformasi digital secara besar2an (infrastruktur digital, UMKM, pemerintahaan digital), juga persiapan masyarakat cakap digital.
  • Pada akhir 2022, 12548 desa dan kelurahan akan terjangkau 4G, 10 tahun lbh maju, dari rencana awal 2032.

 

Welcoming Speech oleh Direktur Jendral Aplikasi Informatika:

  • Welcoming Speech oleh Direktur Jendral Aplikasi Informatika:
  • Kementrian Kominfo yang bekerja sama dengan Siber Kreasi akan terus berupaya meningkatkan Literasi Digital masyarakat lewat berbagai macam inisiatif kegiatan.
  • Mari kita ciptakan inovasi – inovasi yang baik, kita ciptakan masyarakat yang semakin paham digital di era digitalisasi ini, agar kita bisa melewati pandemi menjadi lebih baik dari masa sebelumnya.
  • Demikian sambutan yang bisa saya sampaikan, selamat mengikuti kegiatan ini, tetap semangat dan salam literasi digital.

 

Panelist 1 :

Etika Digital : Upaya Mencegah, Mendeteksi dan Menyikapi Cyberbullying

– Regina

 

moderator : batasan cyberbullying

narasumber : kalau seseorang menyebarkan kabar bohong yang tidak ada kebenarannya, yang berprasangka buruk, tapi balik lagi orang kan beda-beda.

 

pertanyaan : pernah mendapatkan cyberbullying?

jawab : lumayan rajin, mungkin mereka mikirnya tidak kelihatan karena memakai sosial media. bullying yang tidak pernah terlupakan, pernah yang bersifat real atau bersifat online pernah.

 

pertanyaan : bagaimana responnya ?

Narasumber : kalau dulu secara live langsung di depan, pernah direndahkan secara langsung kalau secara online agar lebih bisa diatasi karena tidak bertemu dengan orangnya langsung. jais bisa mengatasi lebih positif. pernah body shaming di sosial media kan ada undang-undangnya. kalau kamus kering-sering body shaming tunggu saja

 

pertanyaan : karena kebal, respon seperti apa ketika mendapat cyberbullying ?

narasumber : kalau terlalu sakit dibuat cuek tapi kalau masih ada unsur jenaka selalu di reply dengan komen yg lucu. jadi lebih santai sekarang daripada dahulu yg terlalu reaktif

 

pertanyaan :  contoh cyberbullying ?

narasumber : ada yang di kasih pesan-pesan yang  buruk, yang kejam, menggambarkan diri kita jelek banget, menghina, dan dilakukan secara berulang-ulang.  ada pertengkaran yang melibatkan kemarahan yang saling memaki dan bahasa yang vulgar. tindakan yang membenci seseorang secara online dengan membuat humor dengan merusak relasi dll.

 

pertanyaan :kita bisa mencegah cyberbullying tersebut atau tidak ketika terjadi

narasumber : bisa, kalau ingin menghindari mungkin tidak terlalu sering untuk posting yang aneh-aneh sehingga tidak memancing untuk dibully. memilih teman di sosial media. jangan sembarangan cerita di sosial media yang memancing komentar.

 

pertanyaan : sikap kita dengan cyberbullying

narasumber : maafin aja agar tidak jadi emosi dan dosa.

 

pertanyaan : apa bisa membuat laporan?

narasumber : yang aku alami belum sampai yang parah banget dan membuat hati saya legowo. kalau sampai mereka sudah melewati batas baru akan saya laporkan ke pihak berwajib

 

pertanyaan : baiknya kita lawan balik nggak sih

narasumber : melawan balik juga tidak menyelesaikan masalah, mereka akan melakukan hal yg sama ke orang lain dengan metode yang beda. di buat fun aja biar nggak terlalu kepikiran stres dan emosi.

 

pertanyaan : hal apa yang tidak memancing cyberbullying

narasumber : balik lagi ke diri kita sendiri. apa yang kita posting yang memancing dan membuat konten aneh2 ya harus terima. kalau yang kita posting mengandung hal positif pasti minim untuk cyberbullying.  tergantung apa yang kita posting

 

pertanyaan : pelaku untuk cyberbullying agar bisa jerah

narasumber : bingung jawabnya, mungkin accountnya dihapus. ip addressnya d block aja.

 

pertanyaan : bijak bermedia sosial versi kak regina

narasumber : kita perlu punya pengendalian diri. dengan baca komentar negatif jangan komen negatif juga. jangan terpancing untuk membalas. jangan terlalu terbawa ke dalam kalimat negatif.

 

Talks 2 :

Kecakapan Digital : Positif, Kreatif dan Aman di Internet

– Muhammad Nor Gusti

  • Pemanfaatan internet telah mengubah pola hidup dan budaya manusia dalam belajar, bekerja, berkomunikasi, berbelanja dan aspek lainnya. Saat ini masyarakat lebih banyak menggunakan internet dalam berkomunikasi seperti surat elektronik (e-mail), serta jejaring sosial (social networking) yang dianggap lebih efektif dan efisien.Prosentase kepemilikan perangkat seluler 125 persen dari jumlah populasi masyarakat Indonesia
  • Pengguna Internet di Indonesia didominasi generasi milenial dari rentang usia 15-30 tahun. Pengguna internet di Indonesia mencapai 202 juta pengguna. Prosentasenya 73 persen populasi masyarakat Indonesia sudah mampu mencapai internet. 61 persen dari seluruh populasi penduduk, adalah pengguna sosial media aktif.
  • Tujuan dan manfaat :Sebagai sarana komunikasi dan konektivitas, Sebagai sumber informasi dan pengetahuan, Kemudahan melakukan bisnis, Penyimpanan data
  • potensi kerawanan : Pencurian data seperti data pelanggan, data perbankan, dan lain-lain. Pencurian informasi pribadi seperti username dan password, nomor kartu kredit dan kartu debit, dan PIN. Penyusupan dan pencurian data kontak seperti alamat surel (e-mail) yang kemudian dipergunakan untuk menyebarkan virus lain atau konten-konten seperti pornografi dan konten sensitif lainnya.Memperlambat sistem dengan cara “menumpang” jaringan Internet yang kita gunakan.Mengatasi dan menghapus data atau file yang ada di komputer kita.Merusak software komputer.Mengganti username dan password sehingga kita tidak bisa mengakses akun yang kita miliki.Mempergunakan komputer dan jaringan kita sebagai “inang” untuk menyebarkan virus berbahaya ke komputer lain.
  • cara mengatasi : Gunakan Internet untuk Kebutuhan Positif, Hapus Malware, Pop-up & Iklan yang Tidak Diinginkan, Validasi Link Mencurigakan, Bahaya Orang Asing, Periksa Pengaturan Privasi, Ingat Posting itu Permanen, Kekuatan Password, Jangan Ungkap Informasi Pribadi, Verifikasi Informasi (Disinformasi atau Hoax), Kenali Saat Waktu Log Off

 

Talks 3 :  Key Opinion Leader

Keamanan Digital  : Dunia maya & rekam jejak digital

– Eiza Maghfira 

  • Media Massa mencakup semua sarana untuk mengkomunikasikan informasi pada masyarakat umum. Terbagi menjadi 2 jenis: 1. Traditional Print Media (Media Cetak), Broadcast Media (Media Penyiaran) 2. Modern (Digital)
  • Secara sederhana, Rekam Jejak Digital merupakan kumpulan jejak dari semua data digital, baik berupa akun digital maupun data digital.
  • Terdapat 2 jenis rekam jejak digital:
  1. Jejak Digital Pasif, yaitu jejak digital dari hal yang memang sewajarnya ada (tidak secara sengaja dibuat / dapat dihindari), misalnya alamat IP, lokasi user, riwayat pencarian, dan lainnya.
  2. .Jejak Digital Aktif, yaitu jejak digital yang tercipta atas peran aktif user, seperti pembuatan akun digital, unggahan media sosial, pengisian formulir digital, transaksi virtual, dan lainnya.
  • Namun, hal yang seringkali kita lupa sadari, bahwa rekam jejak digital juga dapat berupa data dalam komputer (atau device lain) yang tidak terhubung dengan internet.
  • mengapa rekam jejak digital itu penting untuk diperhatikan . Pengguna internet di dunia semakin banyak, sehingga tantangannya lebih besar. Pengguna internet harus cakap, cerdas, dan bertanggung jawab.Dengan penggunaan internet yang bijak, kita dapat menghindari kejahatan yang mungkin terjadi pada kita. Dari yang paling sederhana, hingga dapat membahayakan nyawa. Media sosial tidak hanya dimanfaatkan untuk berbagi informasi dan inspirasi, tapi juga ekspresi diri (self expression), “pencitraan diri” (personal branding), dan ajang “curhat” bahkan keluh-kesah dan sumpah-serapah. Tergantung personality & tujuan dari penggunanya.
  • Jenis-jenisnya beragam cyber crime , diantaranya adalah:
  1. Peretasan : Peretasan adalah tindakan yang dilakukan oleh penyusup dengan mengakses sistem komputer tanpa izin. Dapat juga berupa pengincaran kelemahan sistem keamanan komputer.
  2. Carding : Carding adalah istilah yang kerap digunakan untuk menyebut penyalahgunaan informasi kartu kredit milik orang lain.
  3. Menyebarkan Konten Ilegal : Menyebarkan konten ilegal merupakan kejahatan yang melanggar undang-undang. Biasanya, aktivitas ini biasanya melibatkan tokoh terkenal atau konten yang mampu memancing kontroversi.
  4. Phishing : Phishing adalah kejahatan dunia maya dengan cara penggalian informasi rahasia seperti nomor kartu kredit, KTP, dan data pribadi lainnya.
  5.  Cyber Bullying : Penindasan dunia maya mirip dengan penguntitan dunia maya, namun rentetan pesan dapat berbahaya, menyinggung, dan nada mengancam.

 

Talks 4 :

Budaya Digital : Mengenal lebih jauh Cara Menyuarakan Pendapat di Dunia Digital

– Muhammad Dicky Umacina

  • perkembangan media sosial di indonesia dari total populasi indonesia sebanyak 274,9 juta jiwa, pengguna aktif media sosialnya mencapai 170 juta.
  • indonesia berada di peringkat sembilan dari 47 negara yang dianalisis memiliki kecanduan media sosial. waktu yang dihabiskan untuk mengakses internet per hari rata-rata 8 jam 52 menit
  • generasi muda menggunakan media sosial untuk banyak hal, hoax, kampanye hitam, hingga ujaran kebencian yang sering mewarnai ranah media sosial
  • kebebasan berpendapat di era digital : social media sebagai platform baru untuk menyalurkan kebabs berpendapat. generasi muda yang kini dapat menyuarakan isu sosial-politik melalui sosial media mereka. membuat arus ide, norma, gagasan, dan nilai-nilai semakin intens dengan karakter yang borderless
  • tantangan : Tingginya pengguna medsos akan meningkatkan penyebaran hoax, konten negatif, pesan provokasi, dan ujaran kebencian yang menimbulkan konflik. Pola komunikasi 10 to 90, yaitu 10% masyarakat memproduksi informasi, sedangkan 90% cenderung mendistribusikannya, Tingkat literasi digital yang tidak terarah membuat arus informasi cenderung didominasi konten yang kurang bermanfaat.
  • bagaimana menyuarakan pendapat di era digital : hindari opini provokatif, bebas dan bertanggung jawab, ketahui dan pahami isu secara detail, sopan dan santun

Informasi lainnya yg disampaikan oleh moderator / mc :

  • Menyampaikan tata tertib acara
  • mengumumkan cara mendapatkan hadiah gimmick ke peserta
  • membacakan kesimpulan yang dipaparkan oleh para narasumber

 

Penanya :

Nama : Ahmad
No. HP : 085232826216
Email : ahm4d.w1n@gmail.com

 

Cyber Bullying sangat marak di dunia sosmed maupun dunia maya, kami bergerak di dunia pendidikan,mohon saran agar bisa berhati-hati dalam ber social media tetapi tetap enjoy di dunia maya?terimakasih

 

Jawaban :

–          Narsum 1 : Regina Ivanova

Sebenarnya yang bisa kita lakukan adalah kita benar – benar memfilter apa yang mau kita posting dan kita harus tau konsekuensinya dari postingan kita ini akan menimbulkan pro dan kontra karena kita tidak bisa memaksakan pandangan orang sama dengan kita, karena kadang kita posting yang positif saja kadang dikira negatif apalagi jika kita memposting hal yang aneh. Selain itu pilihlah teman – teman yang baik dan kita kenal supaya bisa support kita dan bisa membantu kita on track. Kita bisa tanya pendapat teman – teman kita karena teman dekat in orang yang bisa kita percaya.

 

Penanya :

Nama : Redaksi Newstara

No. HP : 085348416996

Email : redaksinewstara@gmail.com

 

Terkait akun media sosial yang terlalu menerapkan security double, sehingga terkadang org yg benar-benar pemilik akun tersebut kesulitan masuk melalui perangkat berbeda. Seperti, Facebook menganggap perangkat yang baru adalah pelanggaran. Dan ini sering terjadi, lalu bagaimana cara mensiasatinya?

 

Jawaban :

–          Narsum 2 : Muhammad Nor Gusti

Saat ini memang penggunaan media sosial seperti facebook mereka lebih teliti dengan menggunakan akun – akun yang bisa dibilang palsu. Artinya ketika kita loging satu akun dengan dua gadget memang sesuatu yang dianggap sistem suatu kesalahan sehingga perlu ada konfirmasi kembali kepada pemilik akun itu untuk mengantisipasi terjadinya peretasan.

Penanya :

Nama : Saputra Sani

  1. HP : 081351035751

Email : ikercassani@gmail.com

 

Kita semua pasti memiliki jejak digital di media sosial selama kita masih mempunyai akses menggunakannya, baik itu anak-anak,remaja dan orang dewasa. Jejak digital juga ada jejak yang positif dan negatif, tergantung bagaimana cara kita menyikapinya.   Seperti yang kita tahu teknologi bergerak dinamis dari waktu ke waktu, Sejak kapan perlu diajarkan jejak digital yang positif kepada anak-anak dalam menggunakan teknologi saat ini?

 

Jawaban :

–          Narsum 3 : Eiza Maghfira

Secepat mungkin seseorang menggunakan sosial media saya rasa edukasi bagaimana cara untuk tidak meninggalkan jejak digital yang buruk tetap harus diberikan. Karena jejak digital ini bisa membahayakan diri sendiri atau merusak citra kita dimasa depan,  jadi lebih baik secepat mungkin mengedukasi ketika orang sudah terpapar dengan sosial media atau internet.

 

Penanya :

Nama : Adelvia

No. HP : 082253582956

Email : –

 

Bagaimana cara kita melakukan kritik yang baik dan benar karena masa sekarang lebih banyak yang mendukung yang salah karena merupakan fans nya dan malah kita yang disalahkan dan dihujat karena menjelekkan idol nya?

Terimakasih🙏🏻

 

Jawaban :

–          Narsum 4 : Muhammad Dicky Umacina

 

Memang soal kebebasan berpendapat dan berekspresi ini dijamin oleh undang – undang secara konstitusi, namun ada dua variabel yang menarik antara kritik dan nyinyir. Terkadang ada orang nyinyir namun menilai dirinya sedang menyampaikan kritik, jadi ini soal bagaimana mindset atau perspektif kita terhadap sebuah kritik. Jadi kita harus pahami basic apa orientasi dari kritik, tujuan dari sebuah kritik itu apa beda dari nyinyir, nyinyir itu tidak pernah ada solusi berbeda dengan kritik, kritik itu pasti membangun , kritik itu orientasinya pasti solusi.

Jumlah participant terbanyak pada sesi ini :

104 participant

 

Conclusion/Kesimpulan Webinar :

1                      Kegiatan Webinar dimulai pada pk. 13.00 WIB

2                      Peserta Registrasi pada H – 1 sejumlah : …….

Peserta Join Zoom sejumlah : 104

Peserta Registrasi pada saat setelah Webinar sejumlah : …….

3                      Narasumber, KOL dan Moderator hadir di Webinar Tepat waktu sebelum kegiatan dimulai.

4                      Materi Narasumber yang dipaparkan sesuai tema pada saat kegiatan

5                      Narasumber Regina Memberikan pemaparan tepat waktunya

Narasumber Muhammad Nor Gusti Memberikan pemaparan < 20 menit

Narasumber Eiza Maghfira Memberikan pemaparan tepat waktunya

Narasumber Muhammad Dicky Umacina Memberikan pemaparan < 20 menit

6                      Materi Narasumber semuanya sesuai dengan tema kegiatan

7                      Pemenang Gimmick 10 orang sudah terdaftar, Siapa saja?

  1. marsya grizelda ferlian _ 6282151340447_marsyaaagf@gmail.com
  2. M. Syahril S_ 085247666613_Msyahrilshidiq18@gmail.com
  3. Asniah_ 083140786174_Asniah ubbayasniah@gmail.com
  4. Ahmad_085232826216_ahm4d.w1n@gmail.com
  5. Redaksi Newstara_085348416996_redaksinewstara@gmail.com
  6. Nurul Azizah_081351194696_nurulazizah3306@gmail.com
  7. Fernando_081221158655
  8. Saputra Sani_081351035751_ikercassani@gmail.com
  9. Della Rosa Jesika_085388923144_dellarj482@gmail.com
  10. Adelvia_082253582956

8                      Kegiatan Webinar selesai pada pukul 14.46 WIB

Catatan pembelajaran kegiatan :

  • Kesalahan Teknis :
    • tidak ada

 

  • Kesalahan Non Teknis :
    • tidak ada

 

  • Sesi narasumber paling menarik dan alasannya
    • tidak ada

 

  • Sesi narasumber kurang menarik dan alasannya
    • tidak ada

 

  • Peserta yg mendapatkan Gimmick :

 

  1. marsya grizelda ferlian _ 6282151340447_marsyaaagf@gmail.com
  2. Syahril S_ 085247666613_Msyahrilshidiq18@gmail.com
  3. Asniah_ 083140786174_Asniah ubbayasniah@gmail.com
  4. w1n@gmail.com
  5. Redaksi Newstara_085348416996_redaksinewstara@gmail.com
  6. Nurul Azizah_081351194696_nurulazizah3306@gmail.com
  7. Fernando_081221158655
  8. Saputra Sani_081351035751_ikercassani@gmail.com
  9. Della Rosa Jesika_085388923144_dellarj482@gmail.com
  10. Adelvia_082253582956

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.