Saturday, January 29th, 2022

PRESS RELEASE-Pahami Berbudaya di Ruang Digital dan Literasinya-Nunukan – Kalimantan Utara-05 AGUSTUS 2021

Pembukaan Oleh Bapak Ir. H. Joko Widodo, President Indonesia

  • Pembukaan Bpk. Presiden Jokowi tentang Literasi Digital.
  • Pandemic membuka peluang transformasi digital secara besar2an (infrastruktur digital, UMKM, pemerintahaan digital), juga persiapan masyarakat cakap digital.
  • Pada akhir 2022, 12548 desa dan kelurahan akan terjangkau 4G, 10 tahun lbh maju, dari rencana awal 2032.

Welcoming Speech oleh Direktur Jendral Aplikasi Informatika:

  • Berdasarkan Survei APJII di tahun 2020, pengguna internet di Indonesia sudah mencapai 196,71 juta jiwa dimana mereka mengakses internet lebih dari 8 jam dalam sehari.
  • Program Literasi Digital bertujuan untuk membuat masyarakat cakap dalam menggunakan teknologi digital di tingkat dasar, madya, dan mahir, dan inklusif. Target program ini di tahun 2021 adalah sebesar 12,5 juta masyarakat Indonesia yang terliterasi digital.
  • Untuk meraih target peserta tersebut, Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi dan Pemerintah Daerah Barito Selatan melaksanakan rangkaian Webinar Indonesia Makin Cakap Digital yang dilaksanakan mulai bulan Mei hingga Desember tahun ini.

Welcoming Speech Oleh Walikota / Pejabat Setempat (Drs. Zainal Arifin Paliwang, S.H.,M.Hum,Gubernur Kaltara)

  • Berdasarkan Survei APJII di tahun 2020, pengguna internet di Indonesia sudah mencapai 196,71 juta jiwa dimana mereka mengakses internet lebih dari 8 jam dalam sehari.
  • Program Literasi Digital bertujuan untuk membuat masyarakat cakap dalam menggunakan teknologi digital di tingkat dasar, madya, dan mahir, dan inklusif. Target program ini di tahun 2021 adalah sebesar 12,5 juta masyarakat Indonesia yang terliterasi digital.
  • Untuk meraih target peserta tersebut, Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi dan Pemerintah Daerah Barito Selatan melaksanakan rangkaian Webinar Indonesia Makin Cakap Digital yang dilaksanakan mulai bulan Mei hingga Desember tahun ini.

Panelist 1 : Etika Digital : Upaya Mencegah, Mendeteksi, dan Menyikapi Cyberbullying

(Regina,Indonesian Idol)

Moderator : Apa saja sih kak, contoh2 cyerbullying? dan sebagai seorang public figure pernah mengalami cyberbullying?

Answer : pasti ada, dalam kita berkarir pasti ada pro dan kontra. untuk cyberbullying pernah saya alami apalagi di indonesian idol. tetapi secara keseluruhan masih bisa saya kontrol dan masih bisa saya tanggapi dengan positif, karena menurutku , aku masih dalam masa harassment, dihina hina, body shaming. jujur, waktu sebelum indonesian idol pun aku juga sering di bully sampai akhirnya aku sendiri menjadi kebal. jadi waktu mengalami cyberbullying kan orang nya tidak kelihatan ya, kalau dulu kan kelihatan jelas orang yang ngebully langsung di depan muka. dan sekarang menanggapinya dengan lucu lucuan aja.

Talks 2: Budaya Digital : Kesiapan Masyarakat dalam Menghadapi Transformasi Digital

(Laeli Widianti,Guru Kimia SMA Negeri 2 NUNUKAN SELATAN)

  • SWOT Analysis:
  1. Strengths: •Memangkas Biaya,Waktu dan SDM•Sistem serba otomatis•Lahir produk/layanan baru•Produktivitas meningkat•Customer experience
  2. Weaknesses: •Beberapa sektor pekerjaan hilang•Yang diam akan tertinggal.
  3. Opportunities: •Muncul Pekerjaan baru•Kesempatan berinovasi.
  4. Threats: •Hoax•Cyber Bulliying•Cyber Crime•Pornografi dan konten negatif •Budaya asli mulai ditinggalkan.
  • Fixed Mindset: Percaya bahwa pengetahuan dan kemampuan tidak bisa dikembangkan, merasa kegagalannya adalah akhir dari perjuangannya. Menganggap tantangan sebagai sesuatu yang menyulitkan, Tidak suka diberi Feedback sebagai respon negatif yang menyerang pribadinya.
  • Growth Mindset: Percaya bahwa pengetahuan dan kemampuan dapat dikembangkan, menganggap kegagalan sebagai motivasi untuk belajar dan bekerja lebih keras lagi. Tidak takut dengan tantangan karena merasa tantangan dapat membantu mengembangkan diri, mampu menerima Feedback dari orang lain karena menganggap bahwa Feedback itu bersifat Konstruktif.

Talks 3: Keselamatan Digital : Menjaga Keamanan Digital Anak Anak

(Gunawan, S.Pd,Guru SMK Negeri 1 Nunukan)

  • Zaman sekarang, anak- anak dengan mudah mengakses media teknologi dan Informasi melalui Gadget mereka, Tanpa Pengawasan dan Pendampingan Orang Tua
  • Setiap Warga digital yang memiliki anak, dimanapun anda berada, dan kapanpun itu, harus hati-hati untuk selalu menjaga diri dan anak anda sendiri dari informasi -informasi yang tidak bertanggung jawab. Ketika kita semua berada dilingkungan yang serba digital, dan pelakunya adalah anak anda send.
  • Dimanapun anda berada, perlu di ingat. Internet, jejaring sosial bukan maslah bagi siapapun, yang menjadi masalah adalah penyalahgunaanya, hal demikian didapatkan karena keterbiasaan orang tua untuk mempersilahkan anak mereka untuk mengakses berbagai tampilan dan tinjauan situs pada dunia digital tanpa pendampingan.

Key Opinion Leader: Cakap Digital : Keterampilan Digital di Era Pandemi

(Chika Audhika,Co-Founder dan CMO of Bicara Project)

  • saat ini fenomena pandemi Covid-19 sangat cepat mengubah perilaku kehidupan sehari-hari sehingga berdampak pada jenis-jenis pekerjaan dan tren usaha atau bisnis yang banyak digeluti.
  • Tren pekerjaan di era digital sekarang seperti data analis di perusahaan, desainer video editor atau juga grafic desainer, programmer atau software developer (Coding), blogger/copywriter ( penulis ), sosial media spesialis ( pengelola akun medsos ) atau digital marketer, produk photografer, guru online, content creator, hingga trading saham. lapangan pekerjaan semua itu tidak harus sekolah formal, namun bisa didapatkan pada internet. Seperti online education, karena sudah banyak platform-platform yang bisa didapatkan secara gratis, sedangkan untuk usaha di dunia digital yaitu toko online.
  • kelebihan bisnis diera digital tersebut cukup banyak, seperti pilihan beragam atau bervariasi, tidak harus melakukan satu bisnis saja tapi bisa secara paralel atau lebih dari satu. Selain itu jangkauan bisnis online lebih luas daripada offline yang hanya disekitar toko saja. Tapi kalau kita membuka toko online pangsa pasarnya bisa sampai ke luar negeri kalau produk yang menarik.

Informasi lainnya yg disampaikan oleh moderator / mc :

  • Untuk mematikan video dan microphone selama proses webinar dan menjaga protocol kesehatan.
  • Share event ke Instagram Feed, dan tag Instagram Siber Kreasi dan menggunakan hashtag #MakinCakapDigital #Siberkreasi #LitDigKal1228.
  • Adanya hadiah menarik berupa pulsa atau paket data bagi 10 (sepuluh) penanya terbaik.

Penanya :

Nama : nira siti nurazizah

No HP : 089531742268

Email : nireaks@gmail.com

Kepada : Laeli Widianti

Pertanyaan : pertanyaan saya, di zaman sekarang mudah sekali untuk berbagi berbagai informasi melalui media sosial. ataupun dengan kecanggihan teknologi lain nya. namun, di balik hal tersebut, mudah juga tersebar berbagai informasi yang tidak sesuai dengan faktanya, menurut ibu bagaimana cara mengatasi informasi tidak sesuai khususnya bagi generasi milenial  di zaman sekarang serta sumber atau media seperti apa saja yang dapat kita percayai di zaman sekarang yang sangat sulit untuk menemukan berita yang 100 persen benar. sekian terima kasih kak

Jawaban :

–          Narsum 1 : Yang pertama kita harus lihat judulnya. Biasanya berita hoax itu judulnya profokatif. Kemudian kita harus cermati situs dan alamatnya. Yang ketiga periksa foto dan video apakah itu asli atau editan. Kemudian yang keempat cek apakah verita itu fakta atau tidak. Apakah ada saksi dan buktinya. apabila hanya berupa opini bisa saja itu berita hoax. Dan yang terakhir kita bisa laporkan berita-berita yang tidak benar ke pihak yang terkait.

–          Narsum 2 :

Penanya :

Nama: Elisabeth Anna

No HP : (085206457975)

Email : elisabethanna28@gmail.com

Kepada : Chika Audhika

Pertanyaan: Kak, kreatifitas yang ada pada setiap individu memunculkan dinamika baru dalam kehidupan bernegara dan berbangsa. Probem itu salah satunya plagiat. Misalnya dalam satu kegiatan yang sama, kemudian kita membuat materi atau konten yang tanpa kita sadari sama dengan orang lain. Apakah itu disebut plagiat ? dan bagaimana caranya kita membuat sesuatu yang berbeda dengan orang lain dalam satu konteks yang sama kak??

Jawaban :

–          Narsum 1 : Ada metode yang namanya ATM (Amati Tiru dan Modifikasi). Hal tersebut apabila diterapkan tidak masalah, apalagi kita melakukannya secara tidak sengaja. Kita hanya perlu memodifikasi sedikit dari sesuatu yang sudah ada. Jadi kita tidak perlu takut ketika membuat sesuatu karena pada dasarnya sebuah ide itu muncul dari sesuatu yang kita lihat. Pada dasarnya para bebisnispun dalam membuat sebuah bisnis juga menerapkan metode ATM ini.

–          Narsum 2 :

Penanya :

Nama : Yekiprasi katrin

Nomor HP : 085247809699

Kepada : Regina Ivanova

Pertanyaan :

  1. Apa saja hambatan dalam dunia entertaiment saat menghadapi masa pandemi seperti sekrang

2.Ketika Kak Regina konser virtual apakah ada rasa rindu konser secara langsung bertemu dgn audience dan bagaimana cara kakak melepaskan rasa rindu tersebut?

Semoga Terjawab ya kk 🥰

Jawaban :

–          Narsum 1 : 1. Sebagai seorang penyanyi yang kebanyakan jobnya adalah wedding atau corprorate event sudah pasti banyak terdampak karena acara tersebut  akan menimbulkan crowd. Jadi yang awalnya job sudah mulai membaik grafiknya, sekarang mulai drop. Jadi untuk mengatasi hal tersebut sekarang ini saya mencoba melakukan hal-hal baru seperti mengikuti webinar, mengajar les-les vocal, dan berjualan kuliner.

  1. Untuk mengatasi rasa kangen terhadap konser adalah dengan cara menonton video-video rekaman jaman dahulu

–          Narsum 2 :

Penanya :

Nama : zultanzila

No HP : 082261930880

Email : zultanzila205

Kepada : Gunawan, S.Pd

 

Pertanyaan : untuk anak di bawah dua tahun apa layak kita kenalkan dunia digital, seperti youtube, apa efek positifnya dan apa efek negatif nya?

Terima kasih !

Jawaban :

–          Narsum 1 : Kita pahami dulu bahwa dunia digital bukan merupakan sebuah kejahatan. Jadi boleh saja diberikan kepada anak namun harus ada pendampingan dari orang tua. Juga kita harus selektif terhadap aplikasi yang akan diberikan kepada anak. Kita pilih mana yang cocok dan sesuai dengan anak kita.

–          Narsum 2 :

Jumlah participant terbanyak pada sesi ini :

67

 

Conclusion/Kesimpulan Webinar :

  • Kegiatan Webinar dimulai pada Pukul 13:05 WIB
  • Peserta Registrasi Pada H-1 sejumlah : ……

Peserta join zoom sejumlah: 67

peserta registrasi pada saat setelah webinar sejumlah : …..

  • Narasumber, KOL dan moderator hadir di webinar tepat waktu sebelum kegiatan dimulai
  • Materi narasumber yang di paparkan lengkap pada saat kegiatan
  • Narasumber Regina memberikan pemaparan tepat waktu
  • Narasumber Laeli Widianti memberikan pemaparan tepat waktu
  • Narasumber Chika Audhika memberikan pemaparan tepat waktu
  • Narasumber Gunawan, S.Pd memberikan pemaparan tepat waktu
  • Materi narasumber semuanya sesuai dengan tema kegiatan
  • Pemenang Gimmick 10 orang sudah terdaftar
  • Kegiatan Webinar selesai pada Pukul 15.17 WIB.

Catatan pembelajaran kegiatan :

  • Kesalahan Teknis :
    • tidak ada

  • Kesalahan Non Teknis :
    • tidak ada

  • Sesi narasumber paling menarik dan alasannya
    • regina

  • Sesi narasumber kurang menarik dan alasannya
    • tidak ada

  • Peserta yg mendapatkan Gimmick :
  1. nira siti nurazizah – 089531742268 – nireaks@gmail.com
  2. Elisabeth Anna – 085206457975 – elisabethanna28@gmail.com
  3. Yekiprasi katrin – 085247809699 – yekiprasi.katrin@gmail.com
  4. nicolas soleh – 083175703889 – nicolassoleha@yahoo.com
  5. Allen rafles – 083176168117 – Allen.rafles@yahoo.com
  6. Dhanu hayatri – 083182457304 – Dhanu.gayatri@yahoo.com
  7. Cakra birawa megan – 083165816064 – cakrabirawamegantarauvh@gmail.com
  8. adiarja wacanatop – 083182271222 – Adiarjawacanatop@gmail.com
  9. zultanzila – 082261930880 – zultanzila205@gmail.com
  10. @talyta_waleleng – https://www.instagram.com/p/CSLv211hXLP/?utm_medium=copy_link

Leave a Reply

Your email address will not be published.