Friday, December 3rd, 2021

PRESS RELEASE Mari Bersahabat dengan Literasi Digital-Nunukan-8 NOPEMBER 2021

Moderator : Septi D ajeng

LO : Junior

Runner :
Andre & Fitroh

 

 

Narasumber :
Local :
1. (dr. Nur Anisah Dokter)
2. (Mochamad Yusran, S.E.
Ketua Bawaslu Kab. Nunukan)
Nasional :
1. (Ndoro Kakung
Konten Kreator Sosial Media)
KOL :
(Rana Rayendra, S.I.Kom.
CEO & Founder of Bicara Project)

Pembukaan Oleh Bapak Ir. H. Joko Widodo, President Indonesia
● Pembukaan Bpk. Presiden Jokowi tentang Literasi Digital.
● Pandemic membuka peluang transformasi digital secara besar2an (infrastruktur digital, UMKM, pemerintahan digital), juga persiapan masyarakat cakap digital.
● Pada akhir 2022, 12548 desa dan kelurahan akan terjangkau 4G, 10 tahun lbh maju, dari rencana awal 2032.

Welcoming Speech oleh Direktur Jenderal Aplikasi Informatika:

● Kementerian Kominfo yang bekerja sama dengan Siberkreasi akan terus berupaya meningkatkan Literasi Digital masyarakat lewat berbagai macam inisiatif kegiatan.
● Mari kita ciptakan inovasi – inovasi yang baik, kita ciptakan masyarakat yang semakin paham digital di era digitalisasi ini, agar kita bisa melewati pandemi menjadi lebih baik dari masa sebelumnya.
● Demikian sambutan yang bisa saya sampaikan, selamat mengikuti kegiatan ini, tetap semangat dan salam literasi digital.

Welcoming Speech Oleh Bupati Nunukan (Hj. Asmin Laura Hafid, S.E., M.M., Ph.D Bupati Nunukan)
● Berdasarkan Survei APJII di tahun 2020, pengguna internet di Indonesia sudah mencapai 196,71 juta jiwa dimana mereka mengakses internet lebih dari 8 jam dalam sehari.
● Program Literasi Digital bertujuan untuk membuat masyarakat cakap dalam menggunakan teknologi digital di tingkat dasar, madya, dan mahir, dan inklusif. Target program ini di tahun 2021 adalah sebesar 12,5 juta masyarakat Indonesia yang ter literasi digital.
● Untuk meraih target peserta tersebut, Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi dan Pemerintah Daerah Setempat melaksanakan rangkaian Webinar Indonesia Makin Cakap Digital yang dilaksanakan mulai bulan Mei hingga Desember tahun ini.

Talks 1: Kecakapan Digital : cerdas menghadapi pinjol illegal
(Ndoro Kakung Konten Kreator Sosial Media)
Moderator:
1. Apakah pinjaman online solusi untuk orang yg membutuhkan?
2. Bagaimana ciri-ciri pinjaman online yang resmi?

Jawab:
1. Pinjaman online dibutuhkan masyarakat dan solusi untuk tujuan yang produktif , situasinya semua orang tidak semua bisa memenuhi syarat pinjaman di Bank/ pegadaian. Dan pinjol inu salah satu solusi pilihan Tetapi masalahnya pinjaaman online ini bisa disalahgunakan, tidak semua pinjol itu buruk ada juga yang resmi.
2. Ciri pinjaman online resmi itu berizin dan diawasi OJK, terbuka mengenai bunga dan biaya, memiliki situs resmi, memiliki aplikasi mobile untuk mempermudah nasabah, persetujuan instan.cproses pencairan dana cepat, dan jtegrasi otomatis.

Talks 2: Etika Digital : infodemik : penyebab dan dampak buruk bagi penanggulangan pandemi covid-19
(dr. Nur Anisah Dokter)
● Infodemik adalah kondisi dimana terjadi banjir infomasi yang beredar baik informasi akurat dan tidak akurat yang menyulitkan orang untuk mendapatkan sumber yang akurat, kredibel dan dapat diandalkan sebagai pedoman. (WHO)
● Manajemen Infodemik Lingkup Pribadi dan Keluarga:
1. Menyaring informasi yang didapat terkait covid-19 dengan memperhatikan sumber dan isi informasi
2. Memastikan kebenarannya dari sumber yang terpercaya/ahli (“berpikir kritis”)
3. Tidak menyebarkanluaskan semua informasi terkait Covid-19 yang di terima
● Ada 5 tahapan manajemen infodemik pemerintah:
1. Semua bentuk intervensi dan pesan informasi resmi harus ada bukti kuat dan sumber ilmunya
2. Menterjemahkan informasi dengan bahasa dan konteks yang mudah dipahami oleh semua lapisan masyarakat. Hindari istilah yang sukar dipahami
3. Bekerjasama dengan komunitas/ORMAS yang memiliki pengaruh besar pada masyarakat untuk menyampaikan informasi dan mampu mengubah perilaku sesuai anjuran pemerintah
4. Bekerjasama dengan akademisi, Teknologi, pakar sosial media untuk mengukur dampak infodemik, tren informasi dan analisis dampak
5. Semua arus informasi yang beredar di masyarakat harus dapat dipahami dengan mudah oleh multi disiplin

Talks 3 : Budaya Digital : Literasi digital dalam meningkatkan wawasan kebangsaan
(Mochamad Yusran, S.E. Ketua Bawaslu Kab. Nunukan)
● Era digital merupakan zaman ketika sebuah data atau informasi sangat cepat serta mudah diperoleh, diakses dan disebarluaskan menggunakan teknologi digital. Kondisi tersebut dibarengi oleh literasi digital untuk meningkatkan wawasan kebangsaan dimulai dari generasi muda, generasi yang paling berpengaruh dalam kehidupan sosial.
● Dalam literasi, digital memiliki peran yang cukup strategis dalam meningkatkan wawasan kebangsaan. Ada beberapa manfaat literasi digital seperti mencari dan memahami informasi terkini, meningkatkan kemapuan individu, memperluas dan mempermudah proses komunikasi, serta berpikir kritis, kreatif, dan inovatif dalam wawasan kebangsaan.
● Meski begitu terdapat dampak negatif yang diterima oleh pengguna internet. Untuk mengatasi dampak negatif literasi digital sangat diperlukan etika dan budaya dalam penggunaannya, karena literasi digital menyediakan berbagai macam informasi dan pengetahuan yang bermanfaat.

Key Opinion Leader : Keamanan Digital : Rekam Jejak Digital
(Rana Rayendra, S.I.Kom. CEO & Founder of Bicara Project)
● Jejak digital merupakan jejak data yang tersimpan dalam bentuk digital, dan berguna di masa depan karena kemungkinan besar semua aspek beralih menjadi digital. jejak digital terbagi menjadi dua jenis, yaitu digital aktif dan pasif. Jejak digital aktif, yaitu data sengaja dikirimkan di internet, sedangkan pasif artinya jejak data yang ditinggalkan secara tidak sengaja.
● Dampak rekam jejak:
1. Pencurian Data
2. Cyber Bullying
3. Banned Atau Ditolak
4. Kehilangan Kepercayaan
5. Pidana Undang-undang ITE
● Tips aman bermedia sosial:
1. Posting Konten informatif dan Sarat Manfaat
2. Hindari Hoaks SARA, dan Ujaran Kebencian
3. Ciptakan Personal Branding Yang Baik
4. Tunjukkan Potensi Diri
5. Tinggalkanlah Postingan/ Komentar Yang Baik

Informasi lainnya yg disampaikan oleh Moderator:
● Tata tertib berlangsungnya webinar
● Cara peserta memenangkan gimmick dan absen+posttest
● Kesimpulan materi dari setiap narasumber

Penanya : berdasarkan pengalaman yang dialami oleh beberapa rekan saya, ada platform pinjaman dari aplikasi pinjol menampilkan bahwa mereka itu terdaftar di OJK (Otoritas Jasa Keuangan), sehingga menarik perhatian orang untuk melakukan pinjol. Namun ternyata data-data pribadi si peminjam di ekspos. Apakah dari OJK itu sendiri tidak menyeleksi aplikasi pinjol tersebut atau seperti apa ndoro kakung?
Jawaban : Semua perusahaan yang akan melakukan bisnis atau usaha pinjaman online itu hanya akan mengajukan izin kepada OJK lalu OJK akan melakukan verifikasi secara administrasi mengenai perusahaan tersebut seringkali yang terjadi adalah dalam verifikasi awal perusahaan tersebut memenuhi persyaratan dari OJK sehingga OJK memasukkannya sebagai perusahaan yang sah dan diakui secara hukum oleh OJK dan undang-undang tapi dalam kenyataannya seringkali ada saja 1 2 perusahaan yang dalam kegiatannya itu melakukan hal-hal yang sebetulnya dilarang oleh OJK yaitu yang terjadi dalam kasus yang bukan oleh Mbak Sri Wahyuni bahwa ada teman-temannya yang datanya terekspos oleh salah satu pinjol yang sebetulnya sudah terdaftar. Untuk kasus seperti ini ada baiknya atau Saya menyarankan agar teman-teman yang datanya terekspos oleh pinjol yang legal tadi itu melaporkannya ke Satgas OJK karena biasanya OJK itu diawasi awal tapi setelah dalam perjalanannya perusahaan-perusahaan itu terpantau atau prakteknya belum terdeteksi apakah merugikan konsumen atau tidak. Jadi OJK juga membuka pengaduan masyarakat

Penanya : Jika kita sudah terlanjur punya rekam jejak digital negative di masa lalu karena kita belum sadar dampak internet di masa sekarang apa yg sebaik nya harus kita lakuka untuk memperbaiki rekam jejak digital kita? Bagaimana cara mencari rekam jejak digital kita yg negative di masa lalu bahkan kita sendiri sudah lupa pernah memposting, komentar atau melontarkan hal hal negative?
Jawaban : Sayangnya tidak ada yang bisa kita lakukan untuk memperbaiki masa lalu kecuali dengan memposting sesuatu yang baik di masa sekarang. Jadi kita akui kesalahan dalam masa lalu kita perbaiki sekarang kita dengan cara terbaiknya gimana ya sudah dengan buat dampak yang baik postingan yang baik konten yang baik bahwa semua orang itu punya masa lalu dan masa depan itu masih bisa diperbaiki atau bisa kita atur sedemikian rupa agar kita bisa baik dan tidak Mengulangi kesalahan yang sama lagi.

Penanya : bagaimana dengan orang-orang yang melakukan vaksinasi tetapi sebelum di vaksin mereka meminum air kelapa dan juga bear brand (susu beruang) untuk menetralisir vaksin tsb, karena kurangnya pengetahuan tentang vaksinasi ditambah dengan jauhnya fasilitas kesehatan dan juga jaringan/sinyal yg tidak bagus ataupun tidak ada sehingga orang-orang tsb tidak mengetahui kebenaran tentang vaksinasi tsb.
Jawaban : Kita harus mengerti apa manfaat dari pemberian vaksinasi ini kepada seseorang. Kemudian mengenai air kelapa dan vaksinasi itu adalah mitos. Dengan mengkonsumsi air kelapa justru kandungan air kelapa itu mengandung banyak sekali elektrolit yang sangat dibutuhkan oleh tubuh mengandung banyak vitamin yang sangat dibutuhkan oleh tubuh dan baik untuk kesehatan jantung sehingga vaksinasi dan air kelapa itu justru saling mendukung gitu ya mendukung tubuh kita untuk bisa tetap sehat dan vaksinasi ini adalah Untuk memicu ya antibodi dalam tubuh kita sehingga kita kebal terhadap covid-19. Demikian juga dengan susu sapi steril tadi yang ditanyakan, itu juga adalah sebuah mitos. Selama seseorang itu tidak memiliki riwayat alergi terhadap susu ya atau laktosa tidak ada alergi maka silakan dikonsumsi dalam jumlah yang wajar. Sebaliknya ketika setelah di vaksin atau sebelum divaksin memiliki riwayat alergi terhadap susu sangat dianjurkan tidak mengkonsumsi

Penanya : Bapak Yusran telah memaparkan bahwa Negeri kita terkenal dengan kebudayaan nya dan terdiri dari berbagai pulau-pulau dan terikat dalam semboyan Bhineka Tunggal Ika berbeda-beda tapi tetap satu. Pertanyaan saya bagaimana kita sebagai Generasi Zee atau Generasi Milenial dalam mempertahan Identitas Negara kita ataupun mencintai kebudayaan Indonesia sedangkan dari tahun ke tahun kebudayaan Indonesia sendiri mulai memudar dengan masuknya Gaya Budaya Asing, sehingga lebih Dominan bahwa Generasi masa kini lebih tertarik dengan budaya Asing Apalagi di Era Digital ini?
Jawaban : Dampak dunia digital atau internet itu membawa dampak satu sisi hal yang positif di sisi lain hal yang negatif. Sisi positifnya dengan dunia digital kita bisa mengembangkan konten-konten kreatif inovatif dan juga bisa kita gunakan untuk menyebarluaskan pemahaman-pemahaman yang positif termasuk pemikiran wawasan kebangsaan tapi kita tidak bisa memungkiri bahwa dengan arus informasi yang cepat di era digital hal ini menjadikan bahwa tergerusnya nilai-nilai kebangsaan itu menjadi sangat besar potensinya. Bagaimana kita membentengi itu? Sebenarnya apa yang perlu kita lakukan, apa yang disampaikan Bung Karno yaitu jangan lupakan sejarah karena identitas bangsa kita itu ada di sejarah sebenarnya sehingga Mengapa pengembangan terkait nilai-nilai sejarah ini penting hanya saja memang pengembangan nilai sejarah ini harus dikembangkan secara konteks philosophies dan kekinian.
Jumlah participant terbanyak pada sesi ini : 338
Conclusion/Kesimpulan Webinar :

● Kegiatan Webinar dimulai pada pukul (13.00 ) WIB
● Narasumber, KOL dan Moderator hadir di Webinar Tepat waktu sebelum kegiatan dimulai.
● Materi Narasumber yang dipaparkan sesuai tema pada saat kegiatan
● Narasumber (Ndoro Kakung) Memberikan panelis/talks tepat waktunya
● Narasumber (dr. Nur Anisah) Memberikan pemaparan tepat pada waktunya
● Narasumber (Rana Rayendra, S.I.Kom.) Memberikan pemaparan tepat waktunya
● Narasumber (Mochamad Yusran, S.E.) Memberikan pemaparan tepat waktunya
● Materi Narasumber semuanya sesuai dengan tema kegiatan
● Kegiatan Webinar selesai pada pukul ( 15.00) WIB

Catatan pembelajaran kegiatan :
● Kesalahan Teknis :
○ tidak ada
● Kesalahan Non Teknis :
○ tidak ada

● Sesi narasumber paling menarik dan alasannya
○ tidak ada

● Sesi narasumber kurang menarik dan alasannya
○ tidak ada

● Peserta yg mendapatkan Gimmick :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *