Sunday, October 17th, 2021

Press Release Jenis – Jenis Aplikasi Yang Menguntungkan Di Era Digital 20 September 2021 – Nunukan

Moderator : Shabrina anwari

LO : Junior

Runner : Andre & Fitroh

Narasumber :

Local :

  1. (Sultan, M.Pd. & Guru SMAN 1 Nunukan)
  2. (Nursyahida, S.Pd. & Guru SMAN 1 Sebatik Tengah)

Nasional :

  1. (Setio Budi Hendro Utomo M.Si. & Kaprodi Ilmu Komunikasi Atmajaya)

KOL : (Eunike Fersa & Enterpreneur)

 

Pembukaan Oleh Bapak Ir. H. Joko Widodo, President Indonesia

  • Pembukaan Bpk. Presiden Jokowi tentang Literasi Digital.
  • Pandemic membuka peluang transformasi digital secara besar2an (infrastruktur digital, UMKM, pemerintahan digital), juga persiapan masyarakat cakap digital.
  • Pada akhir 2022, 12548 desa dan kelurahan akan terjangkau 4G, 10 tahun lbh maju, dari rencana awal 2032.

 

 

Welcoming Speech oleh Direktur Jenderal Aplikasi Informatika:

 

  • Kementerian Kominfo yang bekerja sama dengan Siberkreasi akan terus berupaya meningkatkan Literasi Digital masyarakat lewat berbagai macam inisiatif kegiatan.
  • Mari kita ciptakan inovasi – inovasi yang baik, kita ciptakan masyarakat yang semakin paham digital di era digitalisasi ini, agar kita bisa melewati pandemi menjadi lebih baik dari masa sebelumnya.
  • Demikian sambutan yang bisa saya sampaikan, selamat mengikuti kegiatan ini, tetap semangat dan salam literasi digital.

Welcoming Speech Oleh Walikota / Pejabat Setempat (Hj. Asmin Laura Hafid, S.E., M.M., Ph.D. & Bupati Nunukan)

  • Berdasarkan Survei APJII di tahun 2020, pengguna internet di Indonesia sudah mencapai 196,71 juta jiwa dimana mereka mengakses internet lebih dari 8 jam dalam sehari.
  • Program Literasi Digital bertujuan untuk membuat masyarakat cakap dalam menggunakan teknologi digital di tingkat dasar, madya, dan mahir, dan inklusif. Target program ini di tahun 2021 adalah sebesar 12,5 juta masyarakat Indonesia yang terliterasi digital.
  • Untuk meraih target peserta tersebut, Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi dan Pemerintah Daerah Banjar melaksanakan rangkaian Webinar Indonesia Makin Cakap Digital yang dilaksanakan mulai bulan Mei hingga Desember tahun ini.

Talks 1: Budaya Digital : Literasi Digital Dalam Meningkatkan Wawasan Kebangsaan

(Setio Budi Hendro Utomo M.Si. & Kaprodi Ilmu Komunikasi Atmajaya)

  • literasi digital adalah kemampuan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi
  • wawasan kebangsaan merupakan pemahaman masyarakat mengenai jati diri bangsanya dalam mendayagunakan segala potensi negari untuk mencapai cita-cita dan kepentingan nasional
  • tantangan era digital : moral bangsa; penyebar hoax; regenrasi pemuda bangsa; kemajuan teknologi

Talks 2: Kecakapan Digital  : Digital Skills And Online Learning

(Sultan, M.Pd. & Guru SMAN 1 Nunukan)

  • Kendala yang biasanya terjadi saat akses internet :

Jaringan tidak stabil sehingga koneksi sering terputus

jaringan internet tidak selalu ada

terkendala biaya paket data

listrik padam/hujan jadi sinyal langsung hilang

tidak ada kendala sama sekali

  • Literasi digital : kemampuan menggunakan TIK untuk menemukan, mengevolusi, memanfaatkan, membuat, dan mengkomunikasikan konten atau informasi dengan kecakapan kognitif, etika, sosial emosional, dan aspek teknis atau teknologi.

 

Talks 3 : Etika Digital : Tips Mengenali Berita Palsu Dan Verifikasi

(Nursyahida, S.Pd. & Guru SMAN 1 Sebatik Tengah)

  • Hoax adalah informasi bohong
  • Motif menyebar hoax :

Bentuk partisipasi

Pengakuan atau eksistensi

profit

provokasi

propaganda politik

  • Bahaya hoax : memicu munculnya keributan, keresahan, perselisihan bahkan ujaran kebencian

Key Opinion Leader : Keamanan Digital  : Tips Dan Trick Menjaga Keamanan Privasi Secara Digital

(Eunike Fersa & Enterpreneur)

  • Apa itu phising?

– Phising adalah upaya untuk mendapatkan informasi data seseorang dengan teknik pengelabuan. Data yang menjadi sasaran phising adalah data pribadi (nama, usia, alamat), data akun (username dan password), dan data finansial (informasi kartu kredit, rekening).

 

Jenis phising

  1. Email Phishing

– Email phising menggunakan media email untuk menjangkau calon korbannya.

– Jumlah aksi email phising ini cukup banyak. Menurut data, terdapat 3,4 miliar email palsu yang dikirimkan setiap harinya.

 

  1. Spear Phising

– Spear phising adalah jenis dari email phising. Bedanya, alih-alih menggunakan pengiriman email secara masif dengan calon korban yang acak, spear phising menarget calon korban tertentu. Biasanya, teknik ini dilakukan setelah beberapa informasi dasar calon korban dimiliki, seperti nama dan alamat.

 

  1. Whaling

– Whaling adalah langkah phising yang tidak hanya menarget individu secara spesifik, tapi juga individu yang memiliki kewenangan tinggi di suatu organisasi, misalnya pemilik bisnis, direktur perusahaan, manajer personalia, dan lainnya.

– Dengan demikian, jika tindakan whaling ini berhasil, akan banyak keuntungan yang bisa dimanfaatkan dari akses yang didapatkan.

 

  1. Web Phising

– Web phising adalah upaya memanfaatkan website palsu untuk mengelabui calon korban. Website untuk phising akan terlihat mirip dengan website resmi dan menggunakan nama

domain yang mirip. Hal ini disebut domain spoofing.

 

  • Bagaimana Sebuah Aksi Phishing Dijalankan?
  1. memilih calon korban
  2. menentukan tujuan phising
  3. membuat website phising
  4. calon korban mengakses website phising
  5. Calon korban mengikuti instruksi pelaku
  6. Data korban akan dimanfaatkan

 

  • Tips agar tidak menjadi korban phising
  1. Selalu update informasi terkait phising
  2. Selalu cek siapa pengirim email
  3. Jangan asal klik link yg diterima
  4. Pastikan keamanan website yg diakses
  5. Gunakan browser versi terbaru
  6. Waspada ketika dimintai data pribadi
  7. Cek akun online anda secara rutin
  8. Gunakan two factor authentication
  9. Lakukan scan malware secara berkala

Informasi lainnya yg disampaikan oleh Moderator:

  • Tata tertib berlangsungnya webinar
  • Cara peserta memenangkan gimmick dan absen+posttest
  • Kesimpulan materi dari setiap narasumber

Question And Answer

Penanya :

UNTUK NUR SYAHIDA

Penanya: Nicolaus Armandio

0895415681188

nicolaus.armandio@gmail.com

 

Pertanyaan: Seperti di video yg di tujukan tdi,di situ tampak ada yg tertipu berita palsu dengan iming-iming mendapakan beasiswa/uang. Pertanyaan saya apakah kondisi ekonomi juga menjadi salah satu penyebab kita terjerumus untuk terikut berita palsu tersebut?

 

Jawaban : Pertama karena faktor ekonomi. Biasanya karena kondisi ekonomi kurang orang bisa terjerumus berita palsu karena merasa kepepet dan berharap bahwasannya informasi tersebut benar. Kedua tanpa sadar kita percaya karena yang menyebarkan adalah orang terdekat kita. Sehingga kita bisa langsung dengan mudah menshare berita tersebut.

 

Penanya :

UNTUK SETIOBUDI

Penanya : Nur Rajemiati Khairunnisah

085348190283

kozlet09@gmail.com

 

Pertanyaan : Indonesia dikenal dengan keberagaman,dimana terdapat banyak suku,ras,dan agama. Karena keberagaman ini tentunya masyarakat masih ada yang belum paham bagaimana cara menghargai budaya lain dan apakah persoalan yang berkaitan dengan kebudayaan ini dapat berpengaruh terhadap perkembangan literasi digital dalam dunia digital diera modern saat ini.

 

Jawaban : Kita harus punya kemampuan untuk mengendalikan teknologi digital. Artinya kita bisa memilih mana aplikasi-aplikasi yang sekiranya kita butuhkan. Indonesia memiliki banyak kekayaan sumber daya alam dan budaya. Ini adalah kesempatan kita untuk mengetahui bahwa Indonesia memiliki posisi dan potensi yang kuat. Kita bisa mengkomunikasikan budaya tiap daerah melalui media sosial. Sehingga budaya kita bisa mengglobal dan dikenal dunia.

 

Penanya :

UNTUK SULTAN

penanya : Rara sri Wahyuni

 

pertanyaan: Bagaimana cara mengatasi masalah bagi siswa yang memiliki keterbatasan untuk mengakses aplikasi online learning dari sekolah dan juga bagi siswa yang tidak pernah bergabung di online learning

 

Jawaban : Kendala yang paling utama saat proses pembelajaran during adalah perangkat. Kadang ada fasilitasnya namun tidak ada sinyalnya atau sebaliknya. Belum lagi kendala mengenai paket data. Jadi disini pembelajaran penggabungan antara luring dan during sangat diperlukan. Sehingga bagi siswa yang terkendala secara online bisa difasilitasi untuk pembelajaran secara langsung. Dimana guru akan menyiapkan jadwal bagi siswa tersebut.

 

Penanya :

UNTUK EUNIKE

penanya : MAQFIRAH

082338024048

maqfirhh@gmail.com

 

pertanyaan : Bagaimana kita menyikapi kasus bullying yang sering terjadi dimedsos apalagi jika Hal tersebut mengarah kehal² pribadi seseorang?

 

Jawaban : Pertama kita evaluasi diri dulu apakah kita over sharing di media sosial. Karena terlalu banyak over sharing ini bisa memicu perdebatan di media sosial. Namun bisa kita cegah dengan cara memfilter postingan kita dengan postingan yang positif dan tidak memicu perdebatan. Kalau sudah sekiranya mengganggu personal maka kita bisa laporkan ke pihak yang berwajib karena kita dilindungi dengan UU ITE.

Foto Bersama