Pimping Ditunjuk Sebagai Desa Percontohan Program Kampung KB

0
1652

TANJUNG SELOR – Desa Pimping, Kecamatan Tanjung Palas Utara ditunjuk menjadi pilot project (percontohan) program Kampung KB di Kalimantan Utara oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kaltim.

Koordinator Program Kependudukan Keluarga Berencana Pembangunan Keluarga (KKBPK) Kaltara, Ir. Rusman Efendi, MM menjelaskan dipilihnya Desa Pimping sebagai percontohan, karena dari segala aspek sebagai Kampung KB telah memenuhi persyaratan.
“Pilih, tentu bukan asal pilih. Desa Pimping memang layak dijadikan percontohan sebagai Kampung KB,’’ tegasnya dalam kegiatan Integrasi Kampung KB Bersama Mitra Kerja Provinsi Kaltara di Desa Pimping, Selasa (11/12).

Lebih lanjut Rusman merincikan aspek yang menjadi dasar pemilihan Desa Pimping sebagai Kampung KB. Yakni, telah memiliki sekretariat, kelompok kerja (pojka), tenaga pembina dan penyuluh. Termasuk, pokok pentingnya soal sumber dana dalam mendukung capaian kegiatan serta beberapa kategori lainnya juga telah terpenuhi.
“Sektor lain sebagai penunjangnya juga ada, misal sektor pendidikan dan akses kegiatannya sendiri. Yang mana, secara keseluruhan ada dan memenuhi kriteria,’’ ujarnya.

Hal terpenting lainnya, sejauh ini sudah ada komitmen dukungan bersama dari semua pihak. Dan semuanya terancang secara terpadu sehingga memudahkan dalam hal koordinasi.
“Jadi, desa seperti inilah yang memang layak dijadikan percontohan,’’ ucapnya.

Lanjut dikatakan, karena sebagai percontohan Kampung KB, maka ke depan Pimping akan berbeda dengan desa lain terutama dalam hal pembangunan akan lebih diprioritaskan. Untuk itu, sebagai desa percontohan harus dapat menjaga dan meningkatkan kualitas program KB.
“Karena kampung KB ini secara otomatis akan terintergrasi dengan seluruh program pembangunan,” bebernya, seraya menyebutkan terdapat 19 Kampung KB di Bulungan yang masih aktif, salah satunya di Desa Pimping.

Pihaknya berharap, predikat yang sudah diraih dapat meningkatkan kualitas hidup manusia, khususnya di Pimping. Karena hal tersebut merupakan tujuan akhir dari program Kampung KB yang sudah dicanangkan sejak 2016 bagi semua daerah di Indonesia.
“Ini merupkan Nawacita Presiden RI. Joko Widodo. Dan syukurlah program ini terus berkembang sampai saat ini,’’ tuturnya.

Sementara, Sekkab Bulungan Drs. Syafril mengaku kagum dengan capaian Desa Pimping, satu dari 74 desa yang ada di Bulungan. Karena itu, pihaknya akan selalu mendukung demi peningkatan di Desa Pimping sebagai Kampung KB.
“Tentunya, kita berharap ke depan desa ini dapat lebih baik lagi. Meski, saat ini saya akui capaian ini sudah membuat kagum,’’ ungkapnya.

Sehingga diharapkan Kampung KB harus disiapkan semaksimal mungkin, karena tidak menutup kemungkinan Desa Pimping akan menjadi pusat pembelajaran atau studi banding dari desa lain bahkan provinsi lain soal program Kampung KB.

Hal yang sama juga disampaikan Ketua DPRD Bulungan Syarwani. Politisi Golkar itu mengapresiasi capaian Desa Pimping. Dewan berharap hal itu dapat terus dipertahankan bahkan ditingkatkan hingga jauh lebih baik dari yang ada saat ini.
“Sama halnya seperti lembaga eksekutif, kami di lembaga legislatif tentu juga mendukung penuh program Kampung KB ini,’’ ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan, dengan dijadikan Kampung KB percontohan, Pimping dapat secara kontinue menjaga kualitas dari desa tersebut.
“Terus menjaga kualitas agar capaian ini dapat terus terjaga,’’ pesannya.

Sedangkan, Kepala Desa (Kades) Pimping, Alan Bilung mengaku bersyukur atas dipilihnya desa yang dinahkodainya menjadi Kampung KB percontohan. Ke depan pihaknya memastikan akan terus berjuang mempertahankan bahkan meningkatkan capaian yang ada saat ini.
“Kami akan terus berjuang semampu kami,’’ ungkapnya.

Termasuk, menyiapkan segala- segalanya lakukan sejak dini. Dengan harapan desa ini dapat terus memberikan efek positif bagi daerah – daerah lain.
“Kami berterima kasih kepada seluruh masyarakat yang sudah bersama mendukung dan menyukseskan desa ini hingga dipilih sebagai Kampung KB, percontohan,’’ tandasnya.

Untuk diketahui, kegiatan ini juga diselingi dengan acara talk show. Tujuannya, agar masyarakat Pimping semakin memahami fungsi dari program BKKBN. Termasuk, acara lainnya yakni berbagi dorprize.(dk/ck)