Kasus Pemalakan di Bawah Umur, Pelaku Tetap di Proses Hukum

0
966
Kedua Tersangka di Petugas Ke Rumah Tahanan Polres Bulungan

TANJUNG SELOR – Sosok pemalak jangan dibayangkan selalu mantan napi, preman berbadan besar, bertampang garang atau orang berpenampilan menakutkan, pemalakan zaman sekarang juga bisa di lakukan oleh anak- anak yang masih bau kencur ( anak dibawah umur ).

Seperti yang terjadi di Ibukota Kaltara, miris, justru pelaku pemalakan dengan kekerasan dengan menggunakan sajam yang dilakukan anak dibawah umur. Lebih ironis lagi, kejahatan yang dilakukan ini hanya sekedar untuk membeli miras.

Menurut keterangan Kasat Reskrim Polres Bulungan, AKP Gede Prastia Adi Sasmita, dari hasil pemeriksan dari tersangka EA dan FM hari ini, kedua pelaku memgakui terkait tindak pidana yang dilakukan dengan memalak sejumlah korban yang lagi nongkrong di tepian sungai kayan, tepatnya di belakang ATM Bankaltim/tara jalan Katamso. Selain meminta uang pelaku juga meminta barang – barang milik korban, seperti Handphon dan yang lainnya.” Dari hasil kejahatannya uang dan hasil penjualan HP digunakan pelaku untuk membeli miras, dan pesta miras yang dilakukan dengan rekan – rekannya tidak jauh juga dari TKP, selain miras kedua pelaku ini positif pengguna narkotika jenis sabu”, jelas Gede.

Walaupun kedua pelaku EA dan FM berusia 16 / 17 tahun, keduanya tetap diproses hukum sesuai dengan Undang – Undang nomor 11 tahun 2012 tentang sistem peradilan pidana anak. Rahmaddhan selaku pendamping tersangka dari Kemensos perwakilan Kaltara juga membenarkan, kedua palaku tetap akan diproses sesuai pasal yang di sangkakan, yaitu pasal 365 KUHP (pencurian dan kekerasan) dengan ancaman di atas 7 tahun penjara, namun kami dari Kemensos akan tetap mendampinginya sampai ke pengadilan nanti, jeanya. ( kk )

Lihat videonya liputannya di atas.