Ciptakan Demokrasi Yang Indah dan Bersih

0
2916

Oleh: Kombes Pol Drs. Mohammad Yaminsumitra.

Dalam menghadapi pesta demokrasi pemilihan kepala daerah khususnya di Kota Tarakan kita harus senang, damai, rukun dan bahagia. Bebas tidak boleh ada yang mempengaruhi, menekan dan mengintimidasi dalam melaksanakan pemilihan atau pencoblosan, terserah saja berdasarkan pemikiran dan pendapatnya masing masing individu pemilihnya.

Seperti yang kita ketahui bersama, demokrasi adalah kebebasan berpendapat, namun kita harus memperhatikan kaidah – kaidah demokrasi itu sendiri, misalnya saling menghargai etis berdasar pada etika dan sopan santun, demokrasi harus menggunakan kata dan perbuatan yang sopan. Selain itu adalah Estetis yang berdasar pada estetika atau keindahan atau kenyamanan, jadi berdemokrasi harus menggunakan kata yang nyaman atau tidak melukai perasaan orang lain.

Setiap perbedaan pilihan, baik antar pemilihnya suami dan istri, anak dengan orang tuanya begitu juga antar saudara dengan saudaranya dan tetangga dengan tetangganya jangan ada yang saling mempengaruhi , saling menekan dan intimidasi , karena antar individu yang satu dengan individu yang lainnya pasti ada perberbedaannya baik pemikiran , pendapat dan cara pandangnya , maka jangan ada yang saling mempengaruhi , jangan saling ada tekanan dan intimidasi , agar tidak terjadi konflik dan tidak terjadi permasalahan.

Pendapat dan pemikiran masing masing individu pasti berbeda , ada yang pendekatannya karena ikatan persaudaraan dan kekerabatan dengan calonnya , ada yang berdasarkan data catatan track record calonnya , ada yang berdasarkan logika pemilihnya dan ada yang berdasarkan teori. Oleh sebab itu laksanakan pemilihan dengan rasa senang dan bahagia tanpa ada rasa tekanan intimidasi dan lain – lain, bebas saja memilihnya sesuai keinginannya dan rahasia karena mencoblosnya didalam bilik tidak ada yang tahu.

Yang perlu diingat oleh masyarakat pemilih, siapapun yang jadi itu adalah yang terbaik pilihan rakyat dan kehendak dari Allah , jangan lagi ada yang komplin dan jangan ada yang ikut ikutan nafsu nafsu karena calonnya belum menang , seperti nafsunya calon yang belum menang karena sudah banyak mengeluarkan uang atau dana, tenaga dan pikirannya , begitu juga tim sukses yang bernafsu karena telah ada janji – janji politik atau komitmen lain.

Kita sebagai masyarakat biasa, siapapun yang terpilih paling yang dirasakan langsung oleh rakyat adalah dampak dari program – program yang sudah dijanjikan dalam kampanyenya, baik pembangunan infrastuktur jalan, PLN , PDAM , sarana kesehatan , sarana pendidikan , sarana perbelanjaan , Bandara , Pelabuhan laut serta sarana transportasi lainnya.

Sedangkan untuk pemimpin yang terpilih dari hasil demokrasi yang indah dan bersih, diharapkan bisa membuat rakyatnya sejahtera dan lebih meningkan perekonomian serta dapat membangun rasa persatuan dan kesatuan yang lebih meningkat, tetap menjaga kondusifitas wilayah pemilihan agar terhindar dari berbagai konflik paska pilkada.