Terlibat Narkoba, Anggota Kodim Dipecat

0
153

Dandim 0903/Tsr Letkol Inf Budi Permana.

TANJUNG SELOR – Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 0903/Tsr, Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara), Letkol Inf Budi Permana berkomitmen mencegah penyalahgunaan narkotika di instusi yang saat ini dirinya pimpin.

Perwira melati dua ini menegaskan, tidak akan mentolelir jika ada anggota TNI- AD di jajaran Kodim 0903/Tsr yang terlibat barang haram tersebut. Baik sebagai pengguna, pengedar atau yang berada dibalik peredaran narkoba itu.

Sebab, anggota TNI menurutnya, merupakan contoh di tengah masyarakat. Termasuk diharapkan terlibat aktif dalam upaya pencegahan dan sosialisasi bahaya narkoba ke masyarakat.
“Sosialisasi narkoba kita terlebih dahulu bersih,” tegas Budi, Rabu (14/3).

Sebagai wujud komitmen memerangi narkoba, Budi mengatakan kurun waktu 2015-2018 setidaknya satu orang personel TNI- AD di Kodim 0903/Tsr dipecat secara tidak terhormat. “Kini sudah bukan anggota lagi. Dan sudah keluar dari lembaga permasyarakatan (LP),” tandas Dandim.

Yang bersangkutan jelasnya, terungkap menggunakan narkoba saat tes urine pada 2015 lalu. Dalam proses hukumnya setelah divonis personel tersebut melakukan kasasi dan ditolak. “Saat tes urine positif,” ungkapnya. “Putusan kasasi keluar Januari lalu. Februari bersangkutan bebas dari LP karena memang menjalani sisa masa tahanan saja,” kata dia lagi.

Dikatakan dia, pihaknya memang mengikuti program rehabilitasi bagi pengguna narkoba. Namun, hukuman pemecatan tetap berlaku. “Dipecat dulu baru direhabilitasi,” tegas Budi.

Ia melanjutkan, program tes urine di Kodim 0903/Tsr masih rutin dilakukan sesuai dengan program Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). “Untuk rutin tahunan ini. Tapi kalau ada informasi kami lakukan sidak,” tutupnya. (kk//eris)