“Atasi Defisit Daya” PLN Tambah Mesin Diesel 19 MW Untuk Kaltara

0
119

BAHAS LISTRIK : Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie bersama jajaran PT PLN (Persero) Regional Kalimantan membahas persoalan listrik di Kaltara belum lama ini.

JAKARTA – Menyikapi kondisi listrik di Kalimantan Utara (Kaltara), utamanya di tiga daerah yang kerap mengalami pemadaman, Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie intens berkomunikasi dengan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN Persero). Alhasil, PLN akan melakukan penambahan daya untuk mengatasi defisit listrik di ketiga wilayah tersebut.

Gubernur mengatakan, belum lama ini dirinya telah melakukan diskusi panjang, membahas persoalan listrik di Kaltara bersama Direktur Bisnis PT PLN (Persero) Regional Kalimantan Machnizon Masri. 

Turut hadir dalam diskusi yang juga dilangsungkan di salah satu hotel di Jakarta pada Selasa (17/10) malam lalu itu, General  Manager (GM) PT PLN wilayah Kaltim-Kaltara, Riza Gustam, serta beberapa staf PLN, baik PLN Pusat maupun Kalimantan. “Banyak hal kita bahas dan didiskusikan dalam pertemuan itu. Di antaranya, mengenai program keandalan pelayanan kelistrikan di Provinsi Kaltara. Saya tanyakan apa persoalan-persoalan kelistrikan di Kaltara, dan bagaimana solusi mengatasinya,” kata Irianto.

Gubernur mengaku bersyukur, respons cepat dilakukan oleh PLN. Dari laporan yang disampaikan Riza Gustam, General Manager (GM) PT PLN (persero) wilayah Kalimantan Timur (Kaltim)-Kaltara, pihak PLN akan melakukan penambahan daya untuk memperkuat daya listrik di Kaltara. Terutama di beberapa daerah yang kerap mengalami pemadaman, akibat defisit daya.

Salah satunya di Tanjung Selor, yang dijadwalkan pada November ini, PLN akan mendatangkan mesin diesel untuk penguat daya sebesar 8 Megawatt (MW) di Ibukota Provinsi Kaltara ini.

Selain di Tanjung Selor, penambahan daya juga dilakukan di Tarakan. Gubernur melaporkan, di Tarakan juga kerap kali mengalami pemadaman. Hal ini karena kapasitas daya mengalami defisit sebesar 5 MW. “Untuk mengatasi problem ini, dalam waktu 2 minggu ke depan, PLN juga akan menambah mesin diesel dengan total daya 5 MW ke Tarakan. Sehingga defisit daya pada saat beban puncak, jika terjadi kekurangan gas bisa teratasi,” katanya.

Tambahan mesin diesel di Tarakan ini, menurut informasi dari PLN lagi, hanya dilakukan selama masa interim (sementara waktu), sambil menunggu selesainya pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) dengan kapasitas 18 MW dan transmisi sampai ke Tarakan.

Dikatakan Irianto, penambahan diesel juga akan dilakukan di Nunukan. Pihak PLN wilayah Kaltim-Kaltara melaporkan, sama halnya dengan Tarakan, sistem kelistrikan di Nunukan juga mengalami masalah. Di mana, pada saat beban puncak mengalami deficit 1,5 MW. Ini disebabkan adanya mesin diesel dan PLTMG milik PLN di Nunukan gangguan. “Saat ini, informasinya masih menunggu kedatangan material penggantinya. Jika sudah ada materialnya, maka listrik di Nunukan akan normal,” ungkap Gubernur. 

Sambil menunggu perbaikan mesin di PLTMG, untuk mengatasi daya mampu yang pas-pasan di Nunukan, pada November 2017 juga akan ada tambahan mesin diesel dari PLN dengan total daya 6 MW.  “Tambahan mesin diesel di Nunukan ini juga dalam masa interim, sambil menunggu selesainya PLTMG Nunukan 10 MW,” ucapnya.

Adanya penambahan daya, terutama ke beberapa wilayah yang mengalami defisit ini, kata Gubernur, paling tidak bisa mengatasi persoalan krisis listrik, dalam masa interim. Sambil menunggu selesainya grid transmisi di sistem Kaltara akan bisa melayani masyarakat Kaltara, termasuk untuk mengantisipasi pertumbuhan beban penggunaan listrik di Kaltara. “Saya berharap masyarakat bersabar, jika selama ini masih sering mengalami pemadaman. Bersama PLN, kita bukan hanya diam. Kita terus berupaya mencari solusi. Dan Alhamdulillah, saya sampaikan terima kasih kepada PLN atas respons yang cepat ini. Mudah-mudahan, dengan adanya penambahan mesin diesel ini, mulai bulan depan tidak ada lagi pemadaman bergilir,” tuntas Irianto.(kk//hms)
PENAMBAHAN MESIN DIESEL OLEH PT PLN (Persero)

1. Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan ditambah 8 MW

2. Kota Tarakan ditambah 5 MW

3. Kabupaten Nunukan ditambah 6 MW

4. Jumlah Total Tambahan Daya Listrik : 19 MW

5. Kedatangan mesin, bersamaan dijadwalkan pada November 2017

Sumber : PT PLN (Persero) wilayah Kaltim-Kaltara, 2017