​China Gezhouba Group Berminat Investasi di KIPI

0
364

JAKARTA – Bak gadis cantik, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) terus dilirik. Berbagai potensi yang dimiliki, membuat banyak investor dari berbagai negara berminat untuk berinvestasi di provinsi bungsu di tanah air ini.

Tidak dipungkiri, banyaknya investor kelas dunia yang melirik Kaltara, tak terlepas dari upaya Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie yang gencar mempromosikan potensi investasi dari provinsi yang berada di garis depan perbatasan ini.

Kali ini perusahaan raksasa asal Republik Rakyat Tiongkok (RRT) yang turut melirik Kaltara. China Gezhouba Group International Engineering Co. Ltd (bukan Cocoba, seperti di berita sebelumnya, Red.) menyatakan minatnya saat bertemu dengan Gubernur di Jakarta, Rabu (18/10) malam lalu.

Gubernur mengatakan, China Gezhouba Group merupakan salah satu perusahaan yang membangun bendungan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) terbesar di dunia. Yaitu Three Gorges Dam di Tiongkok, yang mampu menghasilkan listrik 22.500 Megawatt (MW). “Dari penjualan listrik PLTA Three Gorges Dam, perusahaan ini memperoleh pendapatan rata-rata sebesar USD 20 juta per hari,” ungkapnya.

Selain bergerak di bidang kelistrikan, lanjut Gubernur, perusahaan ini juga memiliki bisnis di bidang pembangunan infrastruktur, konstruksi dan industri. 

Dikatakan Irianto, China Gezhouba Group berminat melakukan investasi di Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Tanah Kuning-Mangkupadi. “Perusahaan ini masuk dalam skema One Belt One Road (OBOR)-Belt Road Initiative (BRI), kerjasama ekonomi antara Indonesia- RRT. Sebagai tindak lanjutnya, nanti tim mereka akan berkunjung ke Kaltara untuk melakukan survei penjajakan awal. Rencananya nanti pada 22 sampai 24 Oktober,” ujarnya.

Selain di KIPI, China Gezhouba Group juga merupakan salah satu bagian dari konsorsium yang bekerjasama dengan PT Kayan Hidro Energi (KHE) untuk membangun PLTA di Sungai Kayan dengan kapasitas 9.000 MW.

Pertemuan antara Gubernur dengan pihak China Gezhouba Group, diwakili oleh Vice President (VP)-nya, Mrs Ma Yingying dan tim. Sementara dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara, turut mendampingi Sekretaris Provinsi (Sekprov) H Badrun, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPR-Perkim) Suheriyatna, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Taupan Madjid dan beberapa kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya.(kk//hms)