kaltarakita

0
271
Rombongan Kementrian PUPR Kunjungi Proyek Jalan Trans Kalimantan

TANJUNG SELOR – Kunjungan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ( PUPR)  Basuki Hadimuljono dengan jajarannya ke Kaltara bertujuan meninjau langsung terkait beberapa kegiatan proyek yang bersumber melalui APBN.

Kedatangannya di Bandara Tanjung Harapan dengan menggunakan peswat perintis langsung di sambut sejumlah pejabat dari Provinsi Kaltara maupun Kabupaten Bulungan, Asisten II Sayful Herman dan jajaran PUPR Kaltara, Bupati Bulungan Sudjati dan Kapolres Bulungan M Fachry juga ikut menyambut rombongan sekira pukul 12.46 Wita.(01/10/2017).

Dalam kali pertamanya ke Kaltara, Basuki dan rombongan langsung meninjau lokasi jalan Trans Kalimantan yang mempunyai panjang total 188,36 KM dari simpang tiga Tanjung Selor (kilo 2) sampai di simpang tiga apas-Simanggaris. Selain itu, Embung di Desa Tanjung Agung Kecamatan Tanjung Palas Timur dan dilanjutkan ke lokasi pembangunan Instalasi Pengelolaan Air (IPA) yang berada di Sabanar Lama.

Dalam kesempatan ini, Basuki Hadimuljono mengatakan, sesuai dengan Nawacita Presiden Joko Widodo, pihaknya akan lebih intens untuk memenuhi kebutuhan infrastuktur jalan maupun yang lain di daerah perbatasan,”Untuk saat ini, jalan pararel perbatasan di Kaltara sudah bisa diselsesaikan mencapai 400 KM dari 600 KM yang sudah terprogamkan, untuk sisanya akan kita selesaikan pada tahun 2018 mendatang”,jelas Basuki.

Masih kata Basuki, selain jalan pararel, jalan akses yang berada di perbatasan terus akan terus di genjot, seperti di Long Bawan dan Long Midang ditargetkan bisa diselesaikan pada tahun 2019 nanti, katanya.

Selain terkait isu perbatasan, Kementrian PUPR akan segera menindaklanjuti persoalan kekurangan air bersih yang berada di Kota Tarakan, Malinau dan Kabupaten Bulungan pada tahun 2018 nanti. ” Seperti di Tarakan, pelayanan air baku yang masih banyak mengalami kendala dalam pelayanannya ke masyarakat, Malinau dan Bulungan juga mengalami hal yang sama. Dari itu melalui Kementrian PUPR akan segera di buat embung – embung untuk bisa memperbanyak kebutuhan air baku yang nantinya bisa di olah dan di suplay ke masyarakat. Pastinya sebagai Provinsi baru akan kami dukung terkait pengembangan kawasan baru sebagai Provinsi baru, mudah – mudahan kunjungan kami bisa bermanfaat bagi Kaltara”, imbuhnya kepada media.

Setelah mengunjungi beberapa lokasi pembangunan infrastuktur di Kaltara, rombongan dari Kementrian PUPR langsung bertolak ke Bandara Internasional Tarakan untuk melanjutkan agendanya. (kk)