Pemasangan Pita Getar Apa Sudah Sesuai Standar,,,??? 

0
735

Salah Satu Pita Getar Di Jalan Kolonel Sutadji Tanjung Selor. 


TANJUNG SELOR – Warga Tanjung Selor, Kalimantan Utara, kesal dengan keberadaan pita penggaduh atau pita getar yang bertebaran di jalan raya ibu kota. Selain membuat tidak nyaman pengendara, juga mengakibatkan kerusakan pada kendaraan, khususnya kendaraan yang sudah tua.

Menurut warga keberadaan pita getar sangat mengganggu pengendara atau pengguna jalan, karena apabila melawati pita getar itu badan pengendara terasa bergetar, membuat tidak nyaman. Bahkan ada yang beranggapan membahayakan bagi pengendara ibu-ibu yang sedang  hamil apabila melintas.

”Kasian bagi ibu yang hamil muda atau tua, seperti istri saya yang sedang hamil pas pulang kerja, pulang perutnya rasa keram setelah melewati jalan pita getar,” kata Harto (33), salah seorang warga Jalan Jeruk yang melintas saat itu, Senin (7/8/2017).

Tak hanya Harto,  Pemasangan Pita getar dengan bertujuan membuat para pengendara untuk mengurangi kecepatanya juga dinilai merugikan pengendara,. Hal tersebut dibenarkan Ian (26) warga asal Jalan Sabanar Baru . 

ia mengatakan, adanya pita getar yang ukuranya cukup tinggi ini bisa membuat kerusakan pada kendaraan,apalagi kendaraan tua, ” kalau lewat disini bodi motor bisa hancur apa lagi tinggi, laju sedikit sudah hancur apa lagi motor tua. “jelasnya.
Selain itu, menurutnya pita getar yang terpasang di depan SMA 1 Tanjung Selor,salah satunya,keberadaannya dinilai membahayakan bagi pengguna jalan,selain tinggi,letaknya yang berada setelah tikungan ini cukup mengkhuatirkan.Tidak hanya itu, keberadaan pita getar ini diduga tidak memenui standart pada umumnya, imbuhnya.(RS)